Prakiraan Beban Jangka Panjang Menggunakan Metode Regresi Untuk Perencanaan Sistem Kelistrikan Di Kalimantan Barat

Ramadhani, Febby Ayu (2018) Prakiraan Beban Jangka Panjang Menggunakan Metode Regresi Untuk Perencanaan Sistem Kelistrikan Di Kalimantan Barat. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
07111645000077-Undergraduate-Thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Sistem interkoneksi di Kalimantan terbagi menjadi tiga, yaitu sistem Khatulistiwa, sistem Barito, dan sistem Mahakam. Secara kelistrikan, ketiga sistem tersebut masih terpisah. Jika ketiga sistem tersebut diinterkoneksikan menjadi satu sistem (grid) besar se-Kalimantan, maka sistem akan menjadi lebih ekonomis, lebih efisien dan akan lebih andal. Berkenaan dengan rencana pembangunan sistem kelistrikan perlu dibuat kajian rencana pembangunan jangka panjang (masterplan) dengan periode waktu sekurang-kurangnya 30 tahun untuk tiap-tiap provinsi di Kalimantan, salah satunya provinsi Kalimantan Barat. Untuk dapat merealisasikan hal tersebut, perlu dihitung seberapa besar kebutuhan listrik oleh masyarakat di tiap provinsi, termasuk Kalimantan Barat. Perhitungan permintaan kebutuhan listrik dilakukan dari periode 2018-2050. Angka prakiraan penjualan dihitung dengan metode regresi linear dan non linear untuk mendapatkan model yang sesuai untuk tiap kelompok tarif. Variabel independen yang digunakan adalah nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), harga jual kWh, rasio elektrifikasi dan jumlah penduduk di wilayah Kalimantan Barat. Hasil angka prakiraan permintaan energi listrik yang diperoleh pada penelitian ini adalah sebesar 12,201 GWh dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 5.29% dan angka beban puncak pada tahun 2050 sebesar 2342 MW dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 5 %. ============================================================ Kalimantan interconnection system is divided into three parts, i.e Khatulistiwa, Mahakam and Barito system. Electrically, these three systems are still unconnected. If the three systems are connected into one interconnection, thus the system will be more economical, efficient and reliable. Concerning this electrical system construction, it is necessary to make a masterplan within least 30 years for each province in Kalimantan. West Kalimantan is one of them. In order to attain it, forecast of load demand for each province is requisite. The load demand need to be forecasted from 2018 to 2050. The energy sales is forecasted with both linear and non linear regression method in order to obtain an applicable model for each tariff group. Independent variables for this forecast are Gross Domestic Product (GDP), kWh cost rate, Ratio Electrification and population of people in West Kalimantan. The forecast result from this research is in 2050 the demand will reach 12.201 Gwh with the average growth 5.29% and the peak load in 2050 will reach 2342 MW with the average growth 5%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSE Ram p
Uncontrolled Keywords: Prakiraan Energi Listrik, Prakiraan Beban, Regresi Linier Berganda, Regresi Non Linier Berganda, Energy Demand Forecast, Load Demand Forecast, Linear Regression, Non Linear Regression.
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK1322.6 Electric power-plants
Divisions: Faculty of Electrical Technology > Electrical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: ansi aflacha
Date Deposited: 28 Nov 2018 02:37
Last Modified: 28 Nov 2018 02:37
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/60032

Actions (login required)

View Item View Item