Analisis Durasi Kayuh Pada Proses Rehabilitasi Pasien Pascastroke Dengan Sepeda Roda Tiga ITS (SERAITS)

Uziati, Anisa Ulfa (2019) Analisis Durasi Kayuh Pada Proses Rehabilitasi Pasien Pascastroke Dengan Sepeda Roda Tiga ITS (SERAITS). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02111440000055-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang ditandai dengan kerusakan jaringan otak yang disebabkan oleh berkurang atau terhentinya suplai darah menuju otak secara tiba-tiba. Sehingga mengakibatkan penderitanya kehilangan keseimbangan dan kemampuan bergerak secara normal. Penyakit ini merupakan masalah kesehatan utama penyebab kematian. Pada proses pemulihan penyakit stroke diperlukan adanya rehabilitasi medik untuk mengembalikan fungsi koordinasi tubuh yang terganggu. Salah satu metode rehabilitasi medik yang digunakan adalah terapi dengan menggunakan sepeda, hal ini difungsikan untuk melatih gerak kaki dengan beban kayuhan yang dapat diatur sesuai kemampuan pasien [4]. Pada tahun 2014 hingga 2017 di Lab P3 ITS telah dilakukan perancangan serta pengujian sepeda pascastroke yang dimanfaatkan untuk membantu terapi fisik penderita stroke. Berbagai batasan sudah diteliti dari mengimplementasi sepeda tersebut, seperti manfaat sepeda, kemajuan pasien baik dari detak jantung maupun dari kecepatan mengayuh, HRR, VO2 max dan energi kayuh. Namun, hingga kini belum ada penelitian yang mengulas tentang hubungan durasi kayuh dengan VO2 max, energi kayuh dan HRR penderita, serta kebugaran penderita setelah mengayuh sepeda roda tiga ITS. Untuk itu pada penelitian ini dilakukan analisa pengaruh durasi kayuh terhadap HRR, VO2 max dan energy kayuh penderita stroke setelah melakukan uji kayuh. Hal itu dimaksudkan untuk mengetahui berapa lama durasi kayuh yang paling sesuai untuk terapi fisik dengan menggunakan sepeda roda tiga ITS. Metode yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel proses durasi kayuh yang sesuai agar didapatkan kebugaran tubuh pasien dengan kategori baik selama melaksanakan terapi dengan menggunakan metode regresi linier. Proses pelaksanaan terapi ini menggunakan prosedur terapi yang telah disusun oleh Rosadila dan sepeda yang dirancang oleh Ray 2018. Berdasarkan prosedur yang telah disusun tersebut, dilakukan uji kayuh penderita stroke sebagai responden sebanyak 5 orang dengan menggunakan sepeda roda tiga ITS. Terapi sepeda pascastroke dilaksanakan dengan durasi kayuh yang bervariasi yaitu 5 menit, 10 menit dan 15 menit. Dan respon yang diteliti yaitu Heart recovery rate, VO2 maks dan energi kayuh. Terapi kayuh dilaksanakan di unit Rehabilitasi Medik RSU Haji Surabaya, terapi dilakukan sebanyak sembilan kali dalam 33 hari. Uji kayuh dilakukan dengan cara responden mengayuh sepeda dalam durasi 5 menit, 10 menit, dan 15 menit berturut-turut. Sebelum dan sesudah mengayuh, detak jantung, intensitas pernafasan, dan tekanan darah responden diukur. Dengan persamaan tertentu dapat diketahui HRR, VO2 maks, dan energi kayuh yang dibutuhkan oleh responden selama mengayuh sepeda. Hasil penelitian menunjukkan variabel proses durasi kayuh tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai Heart Recovery Rate dan energi kayuh, namun berpengaruh secara signifikan terhadap nilai VO2 maks pasien pascastroke pada proses terapi kayuh menggunakan sepeda roda tiga ITS. Dengan metode regresi linear, rentang durasi kayuh yang sesuai dengan kebutuhan terapi fisik pada proses terapi kayuh pasien pascastroke dengan menggunakan sepeda roda tiga ITS adalah antara 5,2 menit hingga 8,5 menit. ============== Stroke is a disease that characterized by the damage of brain tissue. It caused by the blood supply was reduced or stopped towards the brain suddenly. It makes the patient loses the balance and the ability to move their body normally. This disease is a major health problem that cause of death. On the process of stroke recovery required the existence of a medical rehabilitation to restore the function of the body coordination. A method used in medical rehabilitation therapy is by using a static bicycle, this function is to train footwork with a load of paddling that can be set according to patient ability. On 2014 to 2017 ITS P3 Laboratory has done designing and testing of the post-stroke bikes that are utilized to assist in the physical therapy of post-stroke patients. Various restrictions already examined from implementing the bike, such as the benefits of bicycles, the progress of the patient’s health from both the heart rate and pedaling speed, HRR, VO2 max and paddling energy. However, for now there has been no research about the relationship of the paddling duration with HRR, VO2 max, paddling energy, and the patient's health after pedaling three wheels bicycle. So, this research was conducted an analysis of paddling duration against the HRR, VO2 max and paddling energy for post-stroke patients after performing a test ride. It is intended to find out how long the paddling duration that’s most suitable for physical therapy by using SERAITS three wheels bicycle. The methods used to find out the duration that influence the appropriate paddle so that it brings the patient's health with a good category for implementing the therapy using linear regression method. The process implementation of this therapy uses the therapy procedures have been compiled by Rosadila and designed by Ray in 2018. Based on the procedure we invite 5 respondents to take paddle therapy using that bike. The therapy is implemented with a varied duration of 5 minutes, 10 minutes, and 15 minutes. And the response thet researched are Heart recovery rate, VO2 Max and paddling energy. The therapy is implemented in medical rehabilitation unit RSU Haji Surabaya, it is conducted as many as nine times in 33 days. The vital sign’s respondents measured as long as the therapy. By using certain equation to know the value of HRR, VO2 Max and paddling energy required when the respondent pedaling the bike. The results showed that paddling duration have no effect against the value of Heart Rate Recovery and paddling energy, but it was significantly influenced to the VO2 max values in post-stroke patients at the paddle therapy process using three wheels bicycle ITS. With the linear regression method, the range of the paddling duration that suits for physical therapy process in poststroke patients by using SERAITS three wheels bicycle is between 5,2 minutes up to 8,5 seconds.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Durasi kayuh, Pascastroke, Terapi kayuh, Sepeda roda tiga, VO2 maks, Paddling therapy; paddling duration; post -stroke; SERAITS three wheels bicycle; VO2 Max
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics > HA31.3 Regression. Correlation
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Uziati Anisa Ulfa
Date Deposited: 04 Feb 2019 02:01
Last Modified: 04 Feb 2019 02:01
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/61410

Actions (login required)

View Item View Item