Aplikasi Metode Very Low Frequency Electromagnetic (VLF-EM) Untuk Karakterisasi Bawah Permukaan Di Daerah Kapur Desa Melirang Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik

Purwanto, Eko Hadi (2015) Aplikasi Metode Very Low Frequency Electromagnetic (VLF-EM) Untuk Karakterisasi Bawah Permukaan Di Daerah Kapur Desa Melirang Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
1113201036-Master Thesis.pdf - Published Version

Download (76MB)

Abstract

Metode Very Low Frequency Electromagnetic (VLF-EM) merupakan metode geofisika yang cepat dan ramah lingkungan. Metode ini termasuk dalam kategori metode pasif, dimana sumber gangguan gelombang elektromagnetik tidak dibangkitkan sendiri melainkan berasal dari sumber yang sangat jauh. Metode ini menggunakan gelombang radio dengan frekuensi yang sangat rendah (15-30 kHz), yang biasanya dipergunakan dalam sistem navigasi kapal selam. Rentang frekuensi metode VLF-EM ini, memungkinkan daya penetrasi kedalaman yang cukup dalam eksplorasi batuan dolomit di daerah kapur. Dengan alasan tersebut, metode VLF-EM akan digunakan pada penelitian ini dengan tujuan untuk mengkarakterisasi bawah permukaan dan menentukan sebaran batuan dolomit daerah kapur di Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Pengambilan data lapangan dilakukan pada enam lintasan dengan panjang masing- masing 550 meter, dengan jarak spasi pengukuran 5 meter, dan jarak antar lintasan pengukuran 100, 200, dan 300 meter. Data lapangan yang diukur metode VLF-EM ini terdiri dari data: inphase, quadrature, tilt-angle, dan total field. Pemrosesan data menggunakan bahasa komputasi MATLAB R2010a, dan Inv2DVLF (Bahri, 2008) digunakan untuk mengkarakterisasi sebaran batuan dolomit di daerah penelitian. Interpretasi data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan filter Fraser, Karous-Hjelt, dan Inv2DVLF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filter Fraser dan Karous-Hjelt bernilai positif untuk data; inphase, total field, dan tilt-angle, dan bernilai negatif untuk data quadrature. Interpretasi data kualitatif dan kuantitatif menunjukkan batuan dolomit tersebar pada kedalaman antara 0 – 30 meter dan 50 – 70 meter dengan nilai rapat arus ekivalen antara 120 – 300 ohm meter. Sebaran batuan dolomit di lintasan 1 pada jarak 0 - 70 meter, 250 - 400 meter, dan 540 - 550 meter, lintasan 2 pada jarak 0 - 100 meter, lintasan 3 pada jarak 0 - 50 meter dan 420 - 480 meter, lintasan 4 pada jarak 0 - 90 meter, 110 - 350 meter, 360 - 440 meter, dan 540 -

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTFi 551.21 Pur a
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK7872 Electromagnetic Devices
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Physics > (S2) Master Theses
Depositing User: ansi aflacha
Date Deposited: 08 Mar 2019 08:59
Last Modified: 08 Mar 2019 08:59
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/62465

Actions (login required)

View Item View Item