Pemanfaatan Buah Mahkota Dewa (phaleria macrocarpha) Sebagai Green Corrosion Inhibitor Pada Baja API 5L Grade B di Lingkungan 3,5% NACL dan H2SO4 1M

Candra, Fiki Maizal (2015) Pemanfaatan Buah Mahkota Dewa (phaleria macrocarpha) Sebagai Green Corrosion Inhibitor Pada Baja API 5L Grade B di Lingkungan 3,5% NACL dan H2SO4 1M. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
2711100024-Undergraduate_theses.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img] Text
2711100024-presentationpdf.pdf - Presentation

Download (3MB)
[img] Text
2711100024-paperpdf.pdf - Published Version

Download (710kB)

Abstract

Buah mahkota dewa merupakan salah satu tanaman yang memiliki kandungan antioksidan tinggi yang bisa digunakan sebagai inhibitor korosi pada baja API 5L grade B di lingkungan NaCl 3,5% dan H2SO4 1M. Buah mahkota dewa di ekstrak dengan metode refluks kemudian di karakterisasi menggunakan spektrofotometri UV-Vis untuk menentukan kandungan flavonoid total yang terdapat pada ekstrak buah mahkota dewa. Untuk pengujian laju korosi, efisiensi inhibitor serta mekanisme inhibisi menggunakan pengujian weight loss, polarisasi potensiodinamik, EIS dan uji FTIR. Dari pengujian yang telah dilakukan di ketahui efisiensi tertinggi inhibitor ekstrak buah mahkota dewa dilingkungan NaCl 3,5% adalah 79,15 pada penambahan inhibitor 2000 ppm pada waktu 288 jam dengan efisiensi rata rata 77,24%. Pada larutan elektrolit H2SO4 1M efisiensi tertinggi inhibitor ekstrak buah mahkota dewa adalah 87,672% pada penambahan inhibitor sebanyak 4000 ppm pada waktu 6 jam dengan rata rata efisiensi di 4000 ppm adalah 81,06%. Ekstrak buah mahkota dewa merupakan tipe mixed inhibitor untuk media elektrolit NaCl 3,5% dan H2SO4 1M. Dengan mekanisme inhibisi adsorbsi fisisorpsi. ========= Mahkota dewa fruit, one of the plants which has high antioxidant content, can be used as a corrosion inhibitor on the API 5L grade B steel in the NaCl 3.5% and 1M H2SO4. This inhibitor is extracted with reflux method then characterized using UV-Vis spectrophotometry to determine the content of total flavonoids which found in fruit extracts. To calculate the corrosion rate, the efficiency of inhibitor and inhibition mechanism using a weight loss, potentiodynamic polarization, EIS and FTIR examinations. From the done examinations at the highest efficiency inhibitor known that in NaCl 3.5% is 79.15% on the addition of 2000 ppm inhibitor at 288 hours with an average efficiency of 77.24%. At 1M H2SO4 solution, the highest efficiency of this inhibitor is 87.672% on the addition of 4000 ppm at 6 hours with an average efficiency of 81.06%. Mahkota dewa extract is a type of mixed-inhibitor in the NaCl 3.5% and 1M H2SO4 media electrolytes. With the inhibition mechanism of adsorption fisisorpsi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSMt 620.112 23 Can p
Uncontrolled Keywords: inhibitor, mixed inhibitors, adsorption fisisorpsi
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.74 Corrosion and anti-corrosives
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - Davi Wah
Date Deposited: 19 Mar 2019 03:07
Last Modified: 19 Mar 2019 03:07
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/62532

Actions (login required)

View Item View Item