Permodelan Dan Simulasi Proses Ekstraksi Aluminium Dari Lumpur PDAM Di Dalam Tangki Berpengaduk

Wijaya, Michael Adi and Djiuardi, Raymond S (2015) Permodelan Dan Simulasi Proses Ekstraksi Aluminium Dari Lumpur PDAM Di Dalam Tangki Berpengaduk. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
undergraduated thesis.pdf - Published Version

Download (39MB)

Abstract

Air bersih di perkotaan umumnya disuplai oleh perusahaan daerah air minum (PDAM) menggunakan air sungai sebagai air bakunya dan aluminium sulfat atau alum (Al2(SO4)3.18H2O) dan poli aluminium klorida atau PACl ([Alm(OH)n(H2O)x].Cl3m−n (n≤3m)) sebagai media penggumpal (koagulan) partikel-partikel kecil tersuspensi menjadi gumpalan-gumpalan (flok) yang lebih besar. Flok yang terbentuk kemudian dipisahkan dari air bersih dan dibuang sebagai Limbah Padat Lumpur (LPL). Hingga saat ini LPL masih menimbulkan permasalahan tersendiri bagi PDAM karena semakin besar debit air yang diolah dengan kandungan konsentrasi padatan yang tinggi, maka diperlukan koagulan dalam jumlah yang besar dan jumlah LPL yang dihasilkan juga semakin besar. Untuk mengatasi masalah ini maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dalam pemanfaatan kembali (recovery) koagulan (PACl) yang terkandung dalam LPL PDAM. Salah satu metode pemanfaatan kembali LPL PDAM adalah dengan ekstraksi padat cair (leaching) dengan larutan asam sebagai pelarut LPL. Namun untuk studi mengenai model simulasi recovery koagulan (PACl) dari LPL belum banyak dilakukan. Untuk itu penelitian ini bermaksud untuk membuat model matematika dari recovery koagulan dari LPL pada proses leaching dalam tangki berpengaduk. Model matematika yang digunakan dalam penelitian ini adalah shrinking core model (SCM) dengan asumsi partikel LPL PDAM berbentuk bola. Dari hasil simulasi yang didapatkan, dapat dilihat bahwa semakin lama waktu ekstraksi semakin besar pula %recovery yang didapat karena semakin lama waktu kontak pelarut dengan padatan namun pada waktu tertentu kenaikan %recovery akan mendekati konstan karena padatan sudah tidak dapat diekstraksi lagi. Semakin tinggi suhu, semakin tinggi % recovery yang diperoleh disebabkan koefisien transfer massa antara fluida dengan partikel (kc) , konstanta kecepatan reaksi (k), dan difusivitas (De) yang semakin meningkat dengan naiknya suhu .Selain itu peningkatan konsentrasi pelarut juga berpengaruh terhadap semakin besarnya % recovery disebabkan semakin banyak aluminium yang dapat diekstrak. Hasil simulasi ini telah dibandingkan dengan hasil eksperimen dengan rentang % error pada pengaruh waktu terhadap % recovery sebesar (0,76% - 22.57%.), pada pengaruh suhu terhadap % recovery sebesar 0,0075% - 0.038%, dan pada pengaruh konsentrasi terhadap % recovery sebesar 0,22% - 35,76%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSK 669.722 Wij p
Uncontrolled Keywords: Limbah Padat Lumpur, Leaching, Shrinking Core Model
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD63 Extraction
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: ansi aflacha
Date Deposited: 20 Mar 2019 04:13
Last Modified: 20 Mar 2019 04:13
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/62550

Actions (login required)

View Item View Item