Evaluasi Kekuatan Tiang Pancang Jenis Spun Pile Diameter 400mm Dibawah Pengaruh Beban Lentur Murni Dan Aksial Dengan Bantuan Program Finite Element

Putra, Dimas Dwi (2015) Evaluasi Kekuatan Tiang Pancang Jenis Spun Pile Diameter 400mm Dibawah Pengaruh Beban Lentur Murni Dan Aksial Dengan Bantuan Program Finite Element. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3112106004-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img]
Preview
Text
3112106004-presentationpdf.pdf - Presentation

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
3112106004-paperpdf.pdf - Published Version

Download (874kB) | Preview

Abstract

Produk tiang pancang spun pile yang berada di pasaran saat ini di desain secara umum sebagai fondasi dalam dimana kekuatan tekan aksial yang menjadi dominan pada produk ini. Dalam praktek di lapangan, tiang pancang spun pile sebagai komponen dalam sebuah struktur dapat menerima beban lateral berupa beban gempa yang menimbulkan gaya dalam berupa momen lentur. Penulangan produk tiang pancang spun pile yang berada di pasaran rasio dan dimensinya di bawah persyaratan SNI 2847:2013. Sebagai contoh salah satu produk tiang pancang spun pile diameter 400 mm memiliki diameter 7 mm untuk tulangan longitudinal dengan rasio 0,005Ag dan 3,2 mm untuk diameter tulangan spiral dengan rasio volume tulangan sebesar 0,002. SNI 2847:2013 pasal 10.9.1 mensyaratkan nilai rasio untuk tulangan longitudinal tidak kurang dari 0,01Ag dan tulangan spiral rasionya (ρs) tidak kurang dari [0,45.(Ag/Ach-1).(f’c/fyt)] atau sama dengan 0,036. Berdasarkan hasil analisa Metode perhitungan memiliki nilai beban ultimate mendekati hasil ekesperimental dengan selisih sebesar 0.529%. Metode dengan program Xtract® menghasilkan nilai beban ultimate dengan selisih sebesar 1.999%. Metode dengan program finite element menghasilkan nilai beban ultimate iv dengan selisih sebesar 6.148%. Dengan perbedaan nilai yang cukup besar pada metode program finite element perlu adanya kajian mengenai asumsi yang digunakan pada permodelan. Nilai daktilitas lendutan berdasarkan hasil eksperimental didapat sebesar 2,3 dan nilai daktilitas kurvatur berdasarkan perhitungan sebesar 6. Nilai ini berada dibawah batas ketentuan untuk daktilitas lendutan yaitu lebih dari sama dengan 3 (Raka, 2013) dan masuk dalam kategori resiko seismik rendah (Hawkins dan Ghosh,2000). Dari hasil analisa tersebut dapat dibuktikan bahwa walaupun penulangan tiang pancang jenis spun pile dibawah persyaratan SNI 2847-2013 dan SNI 1726-2012 tiang pancang dapat memberikan respon yang daktail ketika diberi beban lentur murni. Walaupun nilai daktilitas berada dibawah ketentuan bukan berarti tiang tidak layak digunakan. Untuk menentukan tiang layak atau tudak, kajian lanjut mengenai kinerja tiang sebagai kesatuan suatu struktur perlu dilakukan. =========== Spun piles product that are in the market today are generally designed as a foundation in which the axial compressive force that became dominant on this product. In practice, the spun pile as components in a structure can receive lateral loads such as earthquake loads that generate force in the form of bending moment. Ratio of reinforcement spun pile products on the market is under the requirements of SNI 2847: 2013. For example one of the products spun pile pile has a diameter of 400 mm diameter 7 mm for the longitudinal reinforcement ratio 0,005Ag and 3.2 mm in diameter with a spiral reinforcement reinforcement volume ratio of 0.002. SNI 2847: 2013 clause 10.9.1 requires values for longitudinal reinforcement ratio of not less than 0,01Ag and spiral reinforcement ratio (ρs) is not less than [0.45. (Ag / Ach-1). (F'c / fyt) ] or equal to 0.036. Based on the analysis method of calculation the ultimate load values close to the results experimental by a margin of 0529%. Method with Xtract® program produces the ultimate load value by a margin of 1.999%. Method with finite element program produces the ultimate load value by a margin of 6.148%. With a large enough value differences in the method of finite element program is necessary to study for the assumptions used in the modeling. Deflection ductility values based on the experimental vi results obtained at 2.3 and curvature ductility values based on the calculation of 6. This value is below the specified limits for deflection ductility that is more than equal to 3 (Raka, 2013) and low category of seismic risk (Hwakins and Ghosh, 2000). From this analysis it can be proved that although reinforcement of pile types of spun pile under the requirements of SNI 2847-2013 and SNI 1726-2012 piles can provide ductile response when given a pure bending load. Although the value of ductility under the provisions does not mean that the pole is not fit for use. To determine the feasible of pile, further studies on the performance of the pile as a structure is necessary.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tiang pancang, spun-pile, daktilitas, lentur, ABAQUS, Pile, spun-pile, ductility, bending, finite element
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA347 Finite Element Method
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA775 Foundations.
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: - Davi Wah
Date Deposited: 02 Apr 2019 07:02
Last Modified: 02 Apr 2019 07:02
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/62690

Actions (login required)

View Item View Item