Evaluasi Kelongsoran Dan Stabilitas Lereng Pada Proyek Pembangunan Workshop Di Karangjoang, Kalimantan Timur

Said, Saefuddin and Martinus, James (2014) Evaluasi Kelongsoran Dan Stabilitas Lereng Pada Proyek Pembangunan Workshop Di Karangjoang, Kalimantan Timur. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3112106006--paperpdf.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
3112106006--presentationpdf.pdf - Presentation

Download (3MB)
[img] Text
3112106006-Undergraduate_Theses.pdf

Download (12MB)

Abstract

Sebuah pihak swasta berencana membangun suatu tempat workshop. Proyek pembangunan workshop ini berlokasi di desa Karangjoang, kilometer 13 Kelurahan Karangjoang Kecamatan Balikpapan Utara, Balikpapan, Kalimantan Timur, berbatasan langsung dengan Kab. Kutai Kartanegara.Terdapat HLSW (Hutan Lindung Sungai Wain), yang merupakan daerah penghasil sayur untuk memenuhi kebutuhan kota Balikpapan, daerah ini lebih diutamakan sebagai daerah penyangga/daerah serapan air hujan untuk kota Balikpapan. Proyek workshop ini dibangun pada tanah dengan elevasi yang cukup berbeda, dimana berpotensi terjadi longsor. Untuk itu perlu dilakukan analisis terhadap kekuatan tanah agar dapat diketahui apakah akan terjadi longsor atau tidak di kemudian hari. Apabila tanah yang ada tidak cukup kuat menahan beban diatasnya maka wajib diberi perkuatan tanah untuk mencegah terjadinya kelongsoran. Namun, apabila analisa menyatakan tanah cukup kuat dan stabil dimana tidak akan terjadi longsor, maka tetap diberi perkuatan tanah dengan asumsi kelongsoran akan terjadi. Kelongsoran tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti angin, hujan yang menyebabkan muka air tinggi, penambahan beban bangunan diatasnya dan bencana alam dikemudian hari. Untuk mengetahui alternatif perkuatan tanah yang paling efektif, data-data tanah akan dianalisis dengan menggunakan program bantu Dxstabl. Hasil analisis tersebut berupa tegangan tanah dan faktor keamanan. Nilai dari tegangan tanah dianalisis kembali untuk membuat rencana alternatif perkuatan lereng. Setelah diperoleh konstruksi perkuatan lereng yang sesuai, selanjutnya kondisi lereng dianalisis kembali untuk mengetahui nilai faktor keamanan, kemudian dibandingkan dengan hasil analisis (faktor keamanan) lereng eksisting. Diperlukan metode perbaikan tanah yaitu dengan alternatif cerucuk (square pile) atau ground anchor yang lebih efektif digunakan di lokasi tersebut. ========== A private parties is planning to build a workshop. This workshop development project located in the village of Karangjoang, kilometers 13 Urban Village Karangjoang subdistrict North Balikpapan, Balikpapan, East Kalimantan, is directly adjacent to district, Kutai Kartanegara. There HLSW (Sungai Wain Protection Forest), which is a vegetable producing areas to meets the needs of the city of Balikpapan, this area is preferred as a buffer zone / rain water catchment area for the city of Balikpapan. This workshop project was built on land with quite differently elevations, where has the potential landslide. It is necessary for an analysis of the strength of the soil to be known whether or not a landslide will occur in the future. If the existing soil is not strong enough to withstand the load on top of the soil reinforcement shall be provided to prevent the sliding. However, when the analysis stated strong enough and stable ground which will not be a landslide, then still given assuming sliding soil reinforcement will occur. The sliding can be caused by several factors, such as wind, rain which causes high water levels, the addition of building load on top and natural disasters in the future. To find an alternative that is most effective soil reinforcement, ground data will be analyzed using Dxstabl auxiliary program. The results of this analysis in the form of ground voltage and safety factors. The value of ground voltage reanalyzed to make alternate plans slope reinforcement. Having obtained the suitable slope reinforcement construction, slope conditions analyzed further back to find out the value of the safety factor, then compared with the results of the analysis (safety factor) of the existing slope. Required soil improvement method is to alternate cerucuk (square pile) or ground anchor is more effectively used in that location.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSS 551.307 Sai e
Uncontrolled Keywords: Karangjoang, tanah, perkuatan tanah, longsor, faktor keamanan, cerucuk (square pile), ground anchor, Dxstabl, soil, soil reinforcement, landslides, safety factors, cerucuk (square pile), ground anchors
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA749 Soil stabilization
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - Davi Wah
Date Deposited: 11 Apr 2019 04:03
Last Modified: 11 Apr 2019 04:04
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/62737

Actions (login required)

View Item View Item