Pembuatan biodiesel dari biji nyamplung (callophylum inophyllum) dengan proses liquid-liquid extraction dan transesterifikasi menggunakan katalis tempurung sotong

Sany, Latifah Fahrus and Fauziyah, Rizqa (2015) Pembuatan biodiesel dari biji nyamplung (callophylum inophyllum) dengan proses liquid-liquid extraction dan transesterifikasi menggunakan katalis tempurung sotong. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
undergraduated thesis.pdf

Download (3MB)

Abstract

Minyak dari biji nyamplung merupakan sumber daya energi terbarukan yang cukup potensial untuk dijadikan bahan bakar alternatif yaitu biodiesel. Nyamplung merupakan tanaman yang mudah dibudidayakan, kandungan minyak pada biji nyamplung mencapai 40-73%. Pada umumnya biodiesel dibuat dengan proses esterifikasi dan transesterifikasi. Namun pada proses esterifikasi membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan katalis asam. Proses tersebut dapat digantikan dengan proses liquid-liquid extraction. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan biji nyamplung sebagai bahan pembuatan biodiesel dengan proses liquid-liquid extraction dan transesterifikasi menggunakan katalis tempurung sotong. Tahap pelaksanaan penelitian ini adalah dimulai dengan tahap pengeringan dan pengepresan biji nyamplung, kemudian melakukan tahap degumming dan dilanjutkan dengan proses liquid-liquid extraction. Kemudian menyiapkan katalis CaO dari tempurung sotong untuk digunakan pada proses transesterifikasi. Setelah biodiesel terbentuk maka melakukan tahap analisa. Pada penelitian ini, hasil biodiesel yang paling optimum adalah biodiesel dengan penambahan katalis sebesar 5% dengan yield transesterifikasi sebesar 67,05 %, nilai densitas pada suhu 40°C sebesar 880 kg/m3, nilai viskositas kinematik sebesar 3,97 mm2/s, nilai flash point sebesar 130°C, nilai cloud point sebesar 13°C, nilai angka asam sebesar 0,68 mg KOH/g, nilai angka setana 47,9 dan kadar metil ester 69,2 %. ==================================================================================================== Nyamplung seed Oil is a potential source of renewable energy as alternative fuel of biodiesel. Nyamplung is a easily cultivated plant, with the oil content up to 40-73%. In general, biodiesel is manufactured from esterification-transesterification processes. Yet, esterification process requires longer reaction time and acid catalyst. The process can be replaced by liquid-liquid extraction. The aim of this study is to utilize nyamplung seed as raw material of biodiesel production using liquid-liquid extraction and transesterification with cuttlefish shell as catalyst. The study is conducted by drying and pressing the nyamplung seed, then degumming the oil produced from prior step, and continuing the process to liquid-liquid extraction. Then preparing the CaO catalyst from cuttlefish shell to be used in transesterification process. Eventually the biodiesel produced is tested its properties. In this study, the optimum result is biodiesel using 5% catalyst addition with 67,05 % transesterification yield, density of temperature 40°C is 880 kg/m3, kinematic viscosity is 3,97 mm2/s, flash point is 130°C, cloud point is 13°C, acid value is 0,68 mg KOH/g, cetane number is 47,9, and methyl ester content is 69,2%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: RSK 662.88 San p
Uncontrolled Keywords: Biji Nyamplung, Biodiesel, Liqiuid-liquid Extraction, Transesterifikasi, Tempurung sotong
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP156 Crystallization. Extraction (Chemistry). Fermentation. Distillation. Emulsions.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > (D3) Diploma
Depositing User: - Taufiq Rahmanu
Date Deposited: 15 Apr 2019 02:36
Last Modified: 15 Apr 2019 02:36
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/62754

Actions (login required)

View Item View Item