Permodelan sistem defisit ekologis untuk mengurangi emisi gas CO2 di wilayah perkotaan Gresik

Ghozali, Achmad (2015) Permodelan sistem defisit ekologis untuk mengurangi emisi gas CO2 di wilayah perkotaan Gresik. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3212205903-Master-Theses.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
3212205903-paper.pdf - Published Version

Download (565kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3212205903-presentation.pdf - Presentation

Download (2MB) | Preview

Abstract

Wilayah perkotaan Gresik sudah mengalami kondisi defisit ekologis dalam menyerap emisi gas CO2 antara 0.25 sampai 0.36 gha pada tahun 2013. Kondisi ini ditunjukkan oleh pertumbuhan lahan terbangun seperti industri dan permukiman tumbuh tanpa diikuti oleh penyediaan lahan terbuka hijau. Tingginya produksi emisi gas CO2 diluar kemampuan ruang terbuka hijau untuk menyerapnya. Sebagai wilayah pertumbuhan ekonomi berbasis industri dan aktifitas ekonomi yang tinggi, pengambilan kebijakan perlu dilakukan dengan memahami hubungan sistem emisi gas CO2. Faktor dinamis antara produksi dan penyerap emisi gas CO2 perlu diketahui dalam menentukan langkah strategis untuk mengurangi defisit ekologis. Oleh karenanya, penentuan model sistem defisit ekologis untuk mengurangi emisi gas CO2 di wilayah perkotaan Gresik melalui pendekatan telapak ekologis sangatlah diperlukan. Model ini dapat dijadikan sebagai alat optimasi penggunaan lahan untuk mengurangi emisi gas CO2. Dalam menentukan model, langkah pertama yang dilakukan adalah identifikasi faktor keseimbangan emisi gas CO2 melalui analisis konten terhadap hasil in depth interview terhadap 5 stakeholders. Langkah kedua adalah analisis sistem hubungan antar faktor keseimbangan emisi gas CO2 melalui analisis konten dan konseptualisasi sistem dalam diagram causal loop. Langkah terakhir adalah menentukan model sistem defisit ekologis untuk mengurangi emisi gas CO2 melalui permodelan sistem dinamik menggunakan software STELLA v9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model sistem defisit ekologis terdiri dari 6 sub model yaitu kependudukan, kegiatan perumahan, kegiatan industri, kegiatan trasnportasi, penggunaan lahan dan status ekologi. Hasil validasi model melalui uji replikasi menunjukkan bahwa model fit dengan nilai error dibawah 0.1. Validasi melalui uji ekstrem juga menunjukkan bahwa prilaku model masih bersifat rasional. Selain itu, hasil analisa sensitivitas menunjukkan bahwa faktor jumlah kendaraan bermotor, jumlah industri dan luas lahan non terbangun vi memiliki nilai sensitivitas yang besar terhadap penurunan emisi gas CO2 di wilayah perkotaan Gresik. Jika digabungkan kesemua faktor sensitif tersebut dalam sebuah uji simulasi skenario, pengurangan emisi gas CO2 di wilayah perkotaan Gresik pada tahun 2031 akan terjadi sebesar 33.45% dengan peningkatan status ekologis dari minor deficit 0,37 menjadi 0.19. Hasil uji simulasi skenario tersebut membuktikan bahwa model berjalan dengan baik untuk membantu menentukan kebijakan strategis dalam mengurangi defisit ekologis emisi gas CO2 di wilayah perkotaan Gresik.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTA 711.4 Gho p
Uncontrolled Keywords: Emisi Gas CO2, Defisit Ekologis, Telapak Ekologis, dan Sistem Dinamik
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture > NA9053 City planning
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23101-(S2) Master Theses
Depositing User: - Davi Wah
Date Deposited: 24 Apr 2019 08:54
Last Modified: 24 Apr 2019 08:54
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/62843

Actions (login required)

View Item View Item