Analisa Perilaku Parameter Non-Linier Beton Tak Terkekang Dengan Pembebanan Triaksial Menggunakan Program Bantu Berbasis Finite Element

Nugroho, Alfin Septya (2015) Analisa Perilaku Parameter Non-Linier Beton Tak Terkekang Dengan Pembebanan Triaksial Menggunakan Program Bantu Berbasis Finite Element. Masters thesis, Institut Technology Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3113202016 Master Thesis.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Beton merupakan material yang sering kita jumpai khususnya dalam bidang konstruksi. Beton merupakan material yang memiliki perilaku unik. Perilaku material dapat berupa sifat fisis ataupun mekanik, perilaku material didapatkan melalui hasil penelitian dilaboratorium. Dengan perkembangan teknologi dibidang Teknik Sipil penelitian dapat disederhanakan menjadi sebuah simulasi dengan menggunakan program bantu berbasis Finite Element Method (FEM), dimana salah satunya adalah Abaqus. Namun pada praktiknya dalam simulasi dibutuhkan parameter berupa data material sebagai input-nya. Untuk mendapatkan hasil perilaku yang sama antara benda uji dengan simulasi dibutuhkan parameter yang konvergen. Sedangkan untuk mendapatkan parameter yang konvergen diperlukan suatu pendekatan yang diwujudkan kedalam sebuah permodelan/simulasi. Adapun parameter yang akan dianalisa merupakan parameter plastis CDP (Concrete Damage Plasticity) dan DPA (Drucker Prager Analysis). Sedangkan simulasi untuk pembebanan, bentuk benda uji, dan perletakkan mengacu pada hasil penelitian sebelumnya. Permodelan dilakukan menggunakan Abaqus, dengan benda uji (material isotropic) berbentuk kubus berdimensi 100x100x100mm. Pembebanan dilakukan menggunakan pressure pada bidang benda uji dengan 3 kondisi yaitu, uniaksial, biaksial, dan triaksial, sedangkan untuk perletakkan simulasi digunakan kombinasi pada kondisi batas translasi dan rotasi. iv Dari hasil simulasi didapatkan parameter yang konvergen diantaranya, untuk parameter CDP digunakan nilai ψ = 29ᴼ, eksentrisiti 0.1, fco/fcb=1.16 , K=0.778, dan visco parameter=0 dengan menggunakan parameter perilaku tarik dan tekan beton. Sedangkan untuk parameter DPA digunakan parameter exponensial dengan nilai a=0.394, b=1, pt=3.69, ψ = 28ᴼ, β = 53ᴼ dengan menggunakan submenu triaxial tes data. Tingkat akurasi pada simulasi dengan parameter CDP bergatung pada nilai dari parameter tegangan dan regangan uniaksial tarik dan tekan, sedangkan bila menggunakan parameter DPA bergantung pada data triaksial test hasil penelitian. Adapun untuk memudahkan perbandingan antara penelitian dengan simulasi (CDP dan DPA) digunakan tegangan von misses. Dari hasil simulasi didapatkan prosentase akurasi simulasi terhadap penelitian sebesar DPA 7.52% dan CDP 16.10%. ============================================================================================================ Concrete is a material that is frequently encountered, especially in the construction field. Concrete is a material that has a unique behavior. Material behavior can be either mechanical or physical properties, material behavior obtained through the research laboratory. With the development of technology in civil engineering, research can be simplified into a simulation using Finite Elementbased aid program Method (FEM), where one of them is Abaqus. However, in practice the required simulation parameters such as material data as its input. To get the same behavior between the test object with the necessary simulation parameters are converging. Meanwhile, to get the necessary parameters convergent an approach which is realized into a modeling/simulation. The parameters that would be analyzed is the plastic parameter CDP (Concrete Damage Plasticity) and DPA (Drucker Prager Analysis). While simulations for loading, form the test object, and boundary condition reference to the results of previous studies. Modeling was performed using Abaqus, with specimen (isotropic material) cube-shaped dimensions 100x100x100mm. Imposition is done using a pressure on the field the test object with three conditions, namely, uniaxial, biaxial and triaxial, while for perletakkan simulation used a combination of the translational and rotational boundary conditions. From the simulation results obtained convergent parameters including, for CDP parameter use the value ψ = 29ᴼ, eksentrisiti 0.1, fco / fcb = 1:16, K = 0778, and visco parameter = 0 by using the parameters of tensile and compressive vi behavior of concrete. As for the DPA parameters used exponential parameter with a value of a = 0.394, b = 1, pt = 3.69, ψ = 28ᴼ, β = 53ᴼ using submenu triaxial test data. The level of accuracy in simulation with the parameters CDP depend on the value of the parameter stress and strain uniaxial tensile and compressive, whereas when using DPA parameters depend on the data triaxial test results of the research. As to facilitate comparison between studies with simulations (CDP and DPA) used voltage von misses. From the simulation results obtained percentage accuracy of the simulation to the research of DPA 7:52 CDP% and 16:10%.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTS 624.183 412 Nug a
Uncontrolled Keywords: Parameter, Triaksial, Abaqus, Concrete Damage Plasticity, Drucker-Prager Analysis
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA683 Precast concrete construction. Prestressed concrete construction.
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 30 Apr 2019 03:52
Last Modified: 30 Apr 2019 03:52
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/62873

Actions (login required)

View Item View Item