Penentuan korelasi perubahan temperatur dan kelembaban relatif terhadap ketinggian inversi dan hubungannya dengan kualitas udara ambien kota Surabaya

Rasyidi, Achmad Alvinsyah (2015) Penentuan korelasi perubahan temperatur dan kelembaban relatif terhadap ketinggian inversi dan hubungannya dengan kualitas udara ambien kota Surabaya. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3311100024-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (5MB)
[img] Text
3311100024-paper.pdf - Published Version

Download (525kB)
[img] Text
3311100024-presentation.pdf - Presentation

Download (1MB)

Abstract

Kualitas udara Kota Surabaya memiliki konsentrasi yang berubah-ubah. Perubahan ini disebabkan oleh lapisan inversi yang dipengaruhi temperatur dan kelembaban relatif. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa hubungan dari temperatur, kelembaban relatif, lapisan inversi, dan kualitas udara ambien. Penelitian ini menggunakan data sekunder dalam kurun waktu 5 tahun, mulai 2009-2014. Data tersebut perlu diolah terlebih dahulu sebelum dianalisa dan dikorelasikan. Pengolahan data itu dengan cara mencari data ketinggian lapisan inversi, temperatur, kelembaban relatif, dan konsentrasi gas pencemar. Pengolahan ini termasuk melingkupkan data berdasarkan kelengkapan data, pembagian musim penghujan dan kemarau, saat siang dan malam hari, dan pada hari senin-jum’at. Berdasarkan hasil pelingkupan data inilah bisa dilakukan langkah selanjutnya yaitu antar data satu dengan data lainnya dikorelasikan dengan korelasi Pearson. Hasil analisa data menunjukkan bahwa tidak berkorelasinya antara temperatur ataupun kelembaban relatif dengan lapisan inversi, antara lapisan inversi dengan gas pencemar, serta temperatur ataupun kelembaban relatif dengan gas pencemar. Tidak berkorelasinya ini kemungkinan disebabkan oleh sinar dan panas matahari, dan kondisi lapisan inversi subsidence yang terjadi di Kota Surabaya. ========== Ambient air quality of Surabaya City is always changing. These changes are caused by the inversion layer, and affected by temperature and relative humidity. This study was conducted to analyze the relationship of temperature, relative humidity, the inversion layer, and the ambient air quality. This study is using data within 5 years, starting 2009- 2014. These data should be treated before it is analyzed and correlated. This study using data of inversion layer height, temperature, relative humidity, and concentration of pollutant gasas. Scope of the data based on completeness of data input, the rainy season and the dry season , the day and night , and on Monday-Friday. Data scoping results to be correlated with Pearson Correlation. Results of data analysis showed that no correlation between temperature or relative humidity with inversion layer, between inversion layer with pollutant gases, as well as temperature or relative humidity with pollutant gases. No correlation is probably caused by the condition of subsidence inversion layer, and light and heat of the sun that occurred in Surabaya City.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSL 628.53 Ras p
Uncontrolled Keywords: Temperatur, Kelembaban Relatif, Lapisan Inversi, Udara Ambien, Korelasi Pearson, Temperature, Relative Humidity, Inversion Layer, Air Quality Ambient, Pearson Correlation
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD883.5 Air--Pollution
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Environment Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - Davi Wah
Date Deposited: 07 May 2019 03:21
Last Modified: 07 May 2019 03:21
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/62940

Actions (login required)

View Item View Item