Pabrik flat glass dari fly ash sisa pembakaran batubara pengganti pasir silika

Nofalia, Amanda and Christy, Trifena Widyasari (2014) Pabrik flat glass dari fly ash sisa pembakaran batubara pengganti pasir silika. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
2311030082-2311030086-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img] Text
2311030082-2311030086-Presentation.pdf - Presentation

Download (975kB)

Abstract

Flat glass dihasilkan dari campuran silika dioksida dalam bentuk materi bening dan transparan. Pabrik flat glass ini akan didirikan di daerah Cilegon, Banten. Pabrik ini menggunakan bahan baku fly ash yang mengandung silika sebesar 75% dengan proses float. Pembuatan pabrik flat glass dari fly ash dengan proses float melalui 6 tahap. Tahap pertama yaitu persiapan bahan baku. Tahap kedua yaitu proses pencampuran bahan baku. Tahap ketiga yaitu tahap peleburan dimana terjadi perubahan sifat fisik maupun sifat kimia pada temperatur berkisar 1450 oC. Tahap keempat yaitu proses float yang diperoleh dengan cara mengambangkan kaca cair diatas timah cair untuk memperoleh kerataan kaca yang datar. Tahap kelima yaitu proses pendinginan kaca yang dihasilkan dari proses float. Tahap terakhir yaitu proses pemotongan dan pengepakan. Pabrik flat glass bekerja secara kontinyu dan beroperasi selama 330 hari/tahun dengan kapasitas produksi 26.000 ton/tahun. Fly ash yang dibutuhkan yaitu sebesar 25.412 ton/tahun dengan bahan baku pendukung soda ash dan lime stone. Kebutuhan utilitas adalah air umpan boiler, air sanitasi dan air proses masing-masing sebesar 285.214 m3/tahun, 7.345 m3/tahun dan 1.164,57 m3/tahun. Limbah yang dihasilkan dari industri ini yaitu fly ash sisa, cullet atau potongan kaca dan gas hasil pembakaran. ========== Flat glass produced from the mixture of silica dioxide in the form of material clear and transparent. Factory flat glass this will established in the Cilegon, Banten. This factory uses raw materials fly ash with silica content of 75% with the process of float. Manufacture of flat glass factory from fly ash with the float through 6 stages. The first stage factory is preparation raw material. The second stage is the process of mixing raw materials. The third stage is the stage of smelting which changes the physical properties and chemical properties at temperatures ranging from 1450 OC. The fourth stage process namely float obtained by means floated molten glass above molten tin lead to acquire flatness flat glass. The fifth stage is the process of cooling the glass out of the process of formation. The last stage is the process of cutting and packing. Flat glass factory work continuously and operates during 330 days/year with a production capacity of 26.000 tons/year. Fly ash is needed of 25.412 tons/year with supporting raw materials of soda ash and lime stone. The needs of utility boiler feed water, process water and sanitation water each of 285.214 m3/year, 7.345 m3/year dan 1.164,57 m3/year. Waste resulting from industry is fly ash left over, cullet or pieces of glass and gas a result of burning.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSK 666.12 Nof p
Uncontrolled Keywords: Flat glass, Fly ash, Proses Float, Flat glass, Fly ash, Float Process
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP845+ Glass manufacture
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - Davi Wah
Date Deposited: 21 May 2019 04:16
Last Modified: 21 May 2019 04:16
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/63049

Actions (login required)

View Item View Item