Hubungan Keanekaragaman Makrofauna Tanah Dengan Kandungan C-Organik Pada Lahan Reklamasi Bekas Tambang Kapur Di Kabupaten Tuban

Amrullah, Alfian (2019) Hubungan Keanekaragaman Makrofauna Tanah Dengan Kandungan C-Organik Pada Lahan Reklamasi Bekas Tambang Kapur Di Kabupaten Tuban. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 01311540000008-Undergraduate_Theses.pdf]
Preview
Text
01311540000008-Undergraduate_Theses.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kabupaten Tuban merupakan salah satu daerah tambang penghasil kapur di Jawa Timur. Namun, kegiatan penambangan tersebut menyebabkan dampak negatif yaitu terbentuknya lahan yang kurang produktif, sehingga perlu diatasi dengan kegiatan reklamasi dan revegetasi. Makrofauna tanah merupakan organisme yang berperan dalam proses penguraian bahan organik (dekomposisi) dalam tanah yang salah satunya dalam bentuk karbon (C-Organik). Karbon (C-Organik) merupakan salah satu komponen penting bahan organik tanaman yang menentukan laju dekomposisi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keanekaragaman makrofauna tanah dengan kandungan c-organik pada lahan reklamasi bekas tambang kapur di Kabupaten Tuban. Metode yang digunakan terdiri dari Pitfall trap dan Barlese Tullgren Funnel untuk pengumpulan makrofauana tanah, sedangkan untuk pengukuran kadar c-organik tanah menggunakan metode Walkley & Black. Analisa data menggunakan uji korelasi Pearson dengan menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa Makrofauna tanah yang ditemukan di lahan R sebanyak 302 individu terdiri dari 19 Famili dan 21 Spesies dengan kisaran H’ = 0,93-1,50 ; lahan K sebanyak 494 individu terdiri dari 19 Famili dan 19 Spesies dengan kisaran H’ = 1,42-1,88 ; dan lahan S sebanyak 370 individu terdiri dari 19 Famili dan 20 Spesies dengan kisaran H’ = 1,75-2,10. secara keseluruhan semua lahan menunjukan keanekaragaman makrofauna tanah dengan kategori sedang. Serta dapat diketahui bahwa tingkat keanekaragaman makrofauna tanah berkorelasi negatif dengan kandungan C-Organik namun dalam kategori sangat rendah dengan nilai korelasi (R=-0,008) dan (r=-0,078). sehingga dilakukan analisis kembali dengan kelimpahan masing-masing spsies yang didapatkan hasil, terdapat hubungan antara kelimpahan masing-masing spesies dimana lima spesies makrofauna tanah berkorelasi dengan kandungan C-Organik tanah dan termasuk kategori kuat yaitu Lumbricus sp.(r=0,546); Anoplodesmus sp. (r=-0,764); Calliphora sp. (r=-0,674); Gryllus sp. (r=-0,554); dan Coptotermes sp. (r=0,701).
=================================================================================================================================
Tuban Regency is one of the limestone producing areas in East Java. However, the mining activities have a negative impact, namely the formation of less productive land, so it needs to be overcome by reclamation and revegetation activities. Soil macrofauna is an organism that plays a role in the process of decomposition of organic matter (decomposition) in the soil, one of which is in the form of carbon (C-Organic). Carbon (C-Organic) is one of the important components of plant organic matter that determines the decomposition rate. The purpose of this study was to determine the relationship of diversity of soil macrofauna with C-Organic content in the reclaimed land of a former limestone mine in Tuban Regency. The method used consisted of Pitfall trap and Barlese Tullgren Funnel for soil macrofauana collection, while for measuring soil c-organic levels using the Walkley & Black method. Data analysis using the Perason correlation test using the SPSS program. Based on the results of this study, it can be concluded that the soil macrofauna found in R fields as many as 302 individuals consisted of 19 families and 21 species with a range of H ’= 0.93-1.50; K land of 494 individuals consisted of 19 families and 19 species with a range of H ’= 1.42-1.88; and S land of 370 individuals consisting of 19 families and 20 species with a range of H '= 1.75-2.10. Overall all fields show the diversity of soil macrofauna in the medium category. And it can be seen that the level of diversity of soil macrofauna is negatively correlated with C-Organic content but in the very low category with a correlation value (R = -0.008) and (r = -0.078). So that an analysis was carried out again with the abundance of each of the results obtained, there was a correlation between the abundance of each species where five soil macrofauna species correlated with the content of c-organic soil and included a strong category, Lumbricus sp. (r=0.546); Anoplodesmus sp. (r=-0,764); Calliphora sp. (r=-0,674); Gryllus sp. (r=-0,554); and Coptotermes sp. (r=0.701).

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSBi 578.787 Amr h-1 2019
Uncontrolled Keywords: C-Organik, Makrofauna tanah, Reklamasi, Tambang kapur
Subjects: Q Science > QH Biology > QH541 Ecology
Q Science > QL Zoology
Divisions: Faculty of Natural Science > Biology > 46201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Alfian Amrullah
Date Deposited: 11 Dec 2023 07:14
Last Modified: 11 Dec 2023 07:14
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/64510

Actions (login required)

View Item View Item