Rancang Bangun Kakas Bantu Pemeriksa Ketidakkonsistenan Antara Diagram Kelas dan Diagram Sekuens

Darmawan, Ichsan Sandi (2019) Rancang Bangun Kakas Bantu Pemeriksa Ketidakkonsistenan Antara Diagram Kelas dan Diagram Sekuens. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 05111540000167-Undergraduate_Theses.pdf] Text
05111540000167-Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Setiap perangkat lunak mempunyai proses daur hidup yang disebut dengan SDLC (Software Development Life Cycle). Secara sederhana, di dalam SDLC terdapat beberapa tahapan, yaitu tahap perencanaan, analisis, desain, dan implementasi. Pada tahap desain, desainer akan menggunakan alat bantu sistem desain untuk memodelkan data, proses, serta objek yang ada di dalam sistem. Untuk pemodelan, desainer akan menggunakan UML. UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa pemodelan berstandar yang digunakan dalam ranah pengembangan perangkat lunak, terutama yang berbasis objek. Meskipun UML terlihat sangat kompleks dan memiliki banyak ragam diagram, UML masih belum memiliki mekanisme untuk memeriksa konsistensi antar model diagram. Padahal diagram UML adalah fondasi awal untuk mengembangkan sebuah sistem perangkat lunak berbasis objek. Jika UML yang dibuat tidak benar atau konsistensi antar model diagramnya tidak diperhatikan, maka akan berdampak pada tahap implementasi, hasil akhir produk, dan perawatan setelahnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pada tugas akhir ini dibuat kakas bantu untuk memeriksa ketidakkonsistenan antara diagram kelas dan diagram sekuens. Kakas bantu akan memeriksa diagram yang dibuat dengan StarUML dan menggunakan 6 buah aturan sebelum menentukan apakah diagram konsisten atau tidak. Ekstraksi elemen XMI terlebih dahulu dilakukan sebelum proses pemeriksaan, kemudian proses pemeriksaan dimulai dengan menggunakan elemen yang dihasilkan dari proses ekstraksi, pada akhirnya kakas bantu akan menilai desain diagram konsisten atau tidak konsisten. Pengujian kakas bantu dilakukan dengan menggunakan 15 sistem untuk data uji dan dilakukan dengan membandingkan hasil pemeriksaan kakas bantu dengan pendapat ahli. Kakas bantu yang dibuat berhasil mencapai persentase kesepakatan dengan ahli sebesar 100% berdasarkan metode percent agreement dan nilai persentase akurasi sebesar 100% berdasarkan perhitungan akurasi. Kakas bantu yang dibuat diharapkan akan mengurangi risiko diagram yang tidak konsisten yang akan menyulitkan tahapan pengembangan selanjutnya.
====================================================================================================================================
Every software has a life cycle, commonly called Software Development Life Cycle (SDLC). Briefly, SDLC consists of several stages, those are planning, analysis, design, and implementation. At the design stage, a system designer will likely to use a modeling tool for modeling data, process, and any other objects on the system. A system designer will use UML (Unified Modeling Language). UML is a standardized modeling language which uses in software development, especially object-oriented software. Although UML seems to be very complicated dan has many varieties, still, UML does not have a mechanism for inconsistency checking among diagrams. Besides the UML diagram is a baseline for developing object-oriented software. If the UML design was not managed in the correct way or careless about the consistency among diagrams, then the impact could affect to the implementation stage, the product, and the maintenance stage afterward. To resolve the problem, a tool for diagram inconsistency checking is made in this final project. The tool will check only the class diagram and the sequence diagram that built with StarUML application, it uses 6 rules to determine whether the design is consistent or not. First, the extraction of XMI elements required before starting the inconsistency checking process. Those elements from the extraction stages are then used for the inconsistency checking process, and in the end the tool will determine whether the design is consistent or not. Hopefully, this tool can reduce any risk of any software development problems due to an inconsistent diagram.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: diagram kelas, diagram sekuens, ketidakkonsitenan, XMI
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > T Technology (General) > T58.62 Decision support systems
Divisions: Faculty of Information and Communication Technology > Informatics > 55201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Ichsan Sandi D.
Date Deposited: 23 Jul 2026 08:43
Last Modified: 23 Jul 2026 08:43
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/65953

Actions (login required)

View Item View Item