Utami, Ervin Restika and Pratiwi, Siska Ayu (2019) Pengambilan Minyak Atsiri Lengkuas Hutan (Alpinia Malaccensis) Dengan Metode Ekstraksi. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Preview |
Text
10411600000010_10411600000057-Non_Degree.pdf Download (5MB) | Preview |
Abstract
Minyak Lengkuas Hutan (Alpinia Malaccencis) atau minyak lajagua yang merupakan salah satu minyak dengan kualitas yang tinggi serta memiliki manfaat yang cukup banyak. Minyak lengkuas hutan mengandung metil sinamat yang dapat digunakan dalam dunia industri memiliki manfaat sebagai pemberi rasa, dan antiseptik. Percobaan ini meliputi tahap-tahap diantaranya pengolahan bahan baku, tahap persiapan alat ekstraksi dan destilasi dan tahap analisa minyak lengkuas hutan seperti analisa kadar air dalam minyak lengkuas hutan, dan analisa densitas, Sementara untuk pelarut yang dignakan adalah pelarut etnol 96% dengan kondisi suhu operasi ekstraksi sebesar 80oC, 85 oC, dan 90 oC. Kesimpulan dari adanya penelitian ini, yaitu semakin besar suhu pada saat ekstraksi maka semakin besar pula kadar minyak yang diperoleh. Ekstraksi pada suhu 80oC diperoleh volume minyak atsiri lengkuas hutan sebesar 7,3 ml,sehingga yield yang dihasilkan adalah 5,77%, sedangkan untuk suhu ekstraksi 85 oC diperoleh volume minyak atsiri lengkuas hutan sebesar 8 ml,sehingga yield yang dihasilkan adalah 6,32% dan pada suhu operasi ekstraksi 90 oC diperoleh volume minyak atsiri lengkuas hutan sebesar 10 ml. Dengan yield sebesar 7,9%. Hasil analisa Densitas yang diperoleh sebesar 0,79 gr/ml hal ini sesuai dengan SNI No.06-1312-1998. Sedangkan untuk kadar air yang diperoleh pada suhu 80oC sebesar 2,19%, pada suhu 85 oC sebesar 1,13%, dan pada suuhu 90 oC sebesar 0,93%.
====================================================================================================================
Forest Galangal Oil (Alpinia Malaccencis) or lajagua oil which is one of the highest quality oils and has quite a lot of benefits. Forest galangal oil containing methyl sinamat which can be used in the industrial world has benefits as a flavor, and antiseptic. This experiment includes the stages including processing raw materials, the preparation stage of extraction and distillation tools and the analysis phase of forest galangal oil such as analysis of water content in forest galangal oil, density analysis, and viscosity analysis. While for the solvent used is ethnol 96% solvent with extraction operating temperature conditions of 80oC, 85oC, and 90 oC.The conclusion of this study is that the greater the temperature at the time of extraction, the greater the oil content obtained. Extraction at 80oC obtained the volume of essential galangal oil in the forest at 7,3 ml, so the yield produced was 5,77%, whereas for extraction temperature 85oC volume of galanga oil obtained 8 ml, the yield produced was 6,32% and extraction operating temperature 90oC the volume of essential oil of galangal oil is 10 ml with yield od 7,9%. The result of the density obtained is 0.79 gr / ml, this is in accordance with SNI No. 06-1312-1998. As for the water content obtained at 80oC at 2,19%, at 85oC at 1,13%, and at a temperature of 90 oC at 0,93%.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Additional Information: | RSKI 661.806 Uta p-1 |
Uncontrolled Keywords: | Alpinia malaccencis, Ekstraksi, Yield |
Subjects: | T Technology > TP Chemical technology > TP669 Oils, fats, and waxes |
Divisions: | Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > 24401-(D3) Diploma 3 |
Depositing User: | Siska Ayu Pratiwi |
Date Deposited: | 24 Mar 2025 06:03 |
Last Modified: | 24 Mar 2025 06:03 |
URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/65990 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |