Pratama, Miftahul Hadi and Fitri, Nadiyah Annisa (2019) Pra Desain Pabrik Pengolahan Minyak Bumi: Unit Pengolahan Kerosene dan Distilasi Vakum. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
022115400000109_02211540000048-Undergraduate_thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Cadangan energi dari produk refinery oil (pengolahan minyak bumi) di Indonesia tersedia sekitar 500 juta barrel dan akan habis dalam waktu 10 tahun kedepan terhitung dari tahun 2001. Dan dari data Handbook of Energy & Economic Statistic of Indonesia (2018) tentang konsumsi, produksi, ekspor dan impor produk refinery oil, pada tahun tahun 2017 jumlah konsumsi jauh lebih tinggi 48.459.974 BOE dibanding jumlah produksi dan terjadi peningkatan Impor sebesar 40.208.145 BOE. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan refinery oil dan mengurangi jumlah impor yang tinggi, maka perlu didirikan pabrik pengolahan minyak bumi unit pengolahan kerosene dan distilasi vakum. Vakum distilasi tersebut menghasilkan produk berupa Heavy Vacuum Gas Oil (HVGO), Light Vacuum Gas Oil (HVGO), dan residu vakum dari bahan baku long residu. Sedangkan unit pengolahan kerosene berupa proses oksidasi merkaptan yang berfungsi untuk memproduksi avtur dari bahan baku kerosene dengan cara efisien yaitu dengan mengoksidasi mercaptan menjadi disulfida. Unit pengolahan kerosene dan unit distilasi vakum ini memiliki kapasitas sebesar 17967,36 ton/hari dimana bahan bakunya berasal dari minyak Iraq Basrah Light Crude Oil. Pabrik pengolahan minyak bumi unit pengolahan kerosene dan distilasi vakum ini akan dibangun di Jenu, Tuban, Jawa Timur. Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada beberapa faktor antara lain, terdapat lahan yang luas, ketersediaan tenaga kerja, mudahnya pemasaran karena tingginya kebutuhan produk refinery oil di pulau Jawa, segi transportasi dan pendistribusian yang relatif mudah. Sumber dana dalam pendirian pabrik ini berasal dari modal sendiri sebesar 40% biaya investasi dan pinjaman jangka pendek sebesar 60% biaya investasi. Dari analisa ekonomi didapatkan data sebagai berikut, Investasi Rp. 19,359,922,453,989 ,Return of Investment 25.09%, Pay Out Time (POT) 4,9 tahun, Break Even Point 35,09%. Dari Parameter diatas maka dapat disimpulkan bahwa pabrik pengolahan minyak bumi unit pengolahan kerosene dan distilasi vakum ini layak untuk didirikan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Avtur, Kerosene, Refinery Oil, Vakum Distilasi |
| Subjects: | T Technology > TP Chemical technology T Technology > TP Chemical technology > TP343 Liquid and gaseous fuel |
| Divisions: | Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > 24201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Nadiyah Annisa Fitri |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 03:14 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 03:14 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/66495 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
