Pembuatan Serbuk Enzim Bromelin Dari Buah Nanas (Ananas Comosus) Dengan Metode Isolasi Enzim

Provito, Wahyu Tri Amaliah and Sari, Odina Nadya (2019) Pembuatan Serbuk Enzim Bromelin Dari Buah Nanas (Ananas Comosus) Dengan Metode Isolasi Enzim. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 10411600000071_10411600000113_Non_Degree.pdf] Text
10411600000071_10411600000113_Non_Degree.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Di Indonesia banyak dibudidayakan tanaman nanas karena Indonesia merupakan salah satu negara yang beriklim tropis dan sesuai dengan syarat tumbuh dari tanaman nanas. Dalam industri pengolahan nanas, nanas selalu meninggalkan limbah yang cukup besar. Salah satunya adalah buah nanas yang tidak lolos ketika pensortiran karena tidak sesuai dengan standart. Besarnya limbah buah nanas ini sebesar 25%-28% . Padahal di dalam buah nanas mengandung gizi cukup tinggi dan lengkap, seperti protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Untuk memanfaatkan limbah nanas tersebut dan membuat harga jual nanas menjadi lebih tinggi, adalah dengan cara mengesktrak buah nanas menjadi serbuk enzim bromelin dengan metode isolasi enzim.. Prosedur percobaan yang dilakukan adalah dengan cara mencampurkan nanas dan air, kemudian di haluskan dengan blender. Setelah itu disaring dan diambil filtratnya. Kemudian menambahkan garam ammonium sulfat, dan mengendapkannya selama 24 jam di dalam lemari pendingin. Kemudian dilakukan pemurnian selanjutnya dengan cara menambahkan etanol dan menggunakan membran. Kemudian dilakukan penyaringan dan pengeringan menggunakan vacuum dryer. Setelah enzim bromelin kering, dilakukan uji untuk mengetahui berapa yield, kandungan protein dan aktivitas enzim bromelin didalamnya. Variabel percobaan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan garam ammonium sulfat konsentrasi 10%,15%,20%,25%, dan 30%, tanpa penambahan, etanol dengan penambahan etanol, dan dengan penggunaan membran. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa yield terbesar adalah dengan menggunakan ammonium sulfat dengan konsentrasi 15% tanpa penambahan etanol dan penggunaan membran sebesar 1.287%. Jumlah protein yang paling efektif yaitu pada penambahan ammonium sulfat 15% dengan penambahan etanol 5% sebesar 2,03%. Hasil aktivitas enzim tertinggi terdapat pada penambahan ammonium sulfat konsentransi 15% dan penambahan etanol 5% dengan menggunakan membran sebesar 0,658 U/gr. Dapat disimpulkan bahwa hasil terbaik pembuatan serbuk enzim bromelin dari buah nanas adalah dengan menggunakan pelarut ammonium sulfat konsentrasi 15% dan etanol 5% dengan menggunakan membran.
==================================================================================================================================
In Indonesia, many pineapple plants are cultivated because Indonesia is one of the countries with a tropical climate and in accordance with the growing requirements of pineapple plants. In the pineapple processing industry, pineapple always leaves considerable waste. One of them is pineapple which does not pass when sorting because it is not in accordance with the standard. The amount of pineapple waste is 25% -28%. Even though pineapple contains high and complete nutrition, such as protein, fat, carbohydrates, minerals, and vitamins. To utilize the pineapple waste and make the selling price of pineapple higher, is by extracting pineapple fruit into a powder of bromelin enzyme by enzyme isolation method. The pineapple that has been crushed and mixed with water is taken by the filtrate which is then added to the ammonium sulfate salt. After that the solution is deposited for 24 hours in the refrigerator. And purification is done by adding etanol and using membranes. Then filtering and drying is done using a vacuum dryer. After the bromelin enzyme is dry, it is tested to find out the yield, protein content and bromelin enzyme activity in it. The variables in this experiment were using ammonium sulfate salt concentrations of 10%, 15%, 20%, 25%, and 30% without adding ethanol, with adding ethanol, and using membrane purifiers. From the results of the research conducted, it was obtained that the biggest yield was using ammonium sulfate with a concentration of 15% without adding ethanol and membrane at 1,287%. While the result of the highest protein there was the addition of ammonium sulfate with a concentration 15% with addition of 5% ethanol of 2,03%. The results of the highest enzyme activity there was the addition of ammonium sulfate concentration of 15% and adding ethanol 5% and using membrane purifiers of 0,658 U / gr. So it can be concluded that the best result of making bromelin enzyme powder from pineapple are using ammonium sulfate 15%, and adding ethanol 5% using membrane purifiers.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: RSKI 572.744 Sar p-1 2019
Uncontrolled Keywords: Pineapple, Bromelin Enzyme, enzyme isolation, ammonium sulfate, ethanol, membran
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD251.2 Chemistry, Organic. Biochemistry
Divisions: Faculty of Vocational > 24305-Industrial Chemical Engineering Technology
Depositing User: Odina Nadya Sari
Date Deposited: 13 Aug 2026 03:11
Last Modified: 13 Aug 2026 03:11
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/67159

Actions (login required)

View Item View Item