Kajian Teknis Pemanfaatan Sumur Resapan Sebagai Teknologi Drainase Untuk Mereduksi Banjir Di Daerah Aliran Sungai (Das) Metro, Kota Malang

Nugroho, Fakhri Adha (2019) Kajian Teknis Pemanfaatan Sumur Resapan Sebagai Teknologi Drainase Untuk Mereduksi Banjir Di Daerah Aliran Sungai (Das) Metro, Kota Malang. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 10111815000056-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
10111815000056-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy

Abstract

Kota Malang, merupakan kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur dan merupakan kota terbesar kedua setelah Surabaya dan merupakan kota terbesar ke – 12 di Indonesia. Secara geografis Kota Malang terletak pada koordinat 112o 06’ - 112o 07’ Bujur Timur dan 7o 06’ - 8o 02’ Lintang Selatan. Kota Malang dikelilingi oleh gunung-gunung yaitu Gunung Arjuno di sebelah utara, Gunung Semeru di sebelah Timur, gunung Kawi dan Panderman di sebelah Barat serta Gunung Kelud di sebelah Selatan. Seiring dengan pertumbuhan perkotaan yang sangat pesat, permasalahan mengenai drainase perkotaan juga semakin meningkat. Mengingat kota Malang terletak di daerah dataran tinggi dengan ketinggian antara 200 – 499 meter dari permukaan air laut. Penyebaran Daerah wilayah dataran tinggi meliputi daerah kecamatan Klojen, Sukun, Lowokwaru, Blimbing dan Daerah Kecamatan Kedungkandang bagian barat. Tingkat kemiringan di dataran tinggi cukup bervariasi, di beberapa tempat merupakan suatu daerah dataran dengan kemiringan 2 – 5º, sedang dibagian lembah perbukitan rata-rata kemiringan 8 – 15%. Problematika yang dialami oleh wilayah kota Malang yaitu kurang memadainya saluran darinase yang tersedia sehingga air yang seharusnya terbuang ke saluran pembuang (drain) menuju sungai, malah menggenang di beberapa wilayah di kota, rencana penelitian ini, diharapkan dapat memperhitungkan rencana anggaran biaya sumur resapan yang terbaik dengan harga yang terjangkau. Dengan adanya sumur resapan, diharapkan mampu mereduksi banjir secara berkelanjutan. Dari hasil penelitian yang dikaji banjir dikota Malang hanya berhasil tereduksi sebesar 9,22% dari total banjir 100%. Dalam kajian ini sumur resapan dinyatakan kurang efektif untuk mengendalikan banjir.
========================================================================================================================================
Malang City, is a city located in East Java Province and is the second largest city after Surabaya and is the 12th largest city in Indonesia. Geographically Malang City is located at coordinates 112º 06 '- 112º 07' East Longitude and 7º 06 '- 8º 02' South Latitude. Malang City is surrounded by mountains, namely Mount Arjuno in the north, Mount Semeru in the east, Gunung Kawi and Panderman in the west and Mount Kelud in the south. Along with very rapid urban growth, problems regarding urban drainage are also increasing. Considering the city of Malang is located in a highland area with an altitude between 200 - 499 meters above sea level. Spreading the area of the highlands covers the sub-districts of Klojen, Sukun, Lowokwaru, Blimbing and the Kedungkandang District in the west. The slope level in the highlands is quite varied, in some places it is a plain area with a slope of 2-5º, while in the hilly valley part the slope is 8-15%. The problems experienced by the city of Malang, namely inadequate darinase channels are available so that the water that should be wasted to the drainage channel (drain) to the river, instead pooled in several areas in the city, this research plan, is expected to take into account the best infiltration well budget plan at an affordable price. With the presence of infiltration wells, it is expected to be able to reduce flooding in a sustainable manner. From the results of the study studied floods in the city of Malang only managed to be reduced by 9.22% of the total flood 100%. In this study infiltration wells were declared less effective for controlling floods.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kota Malang, Q Banjir, Q Rencana, Sumur Resapan, Prosentase Reduksi Banjir, Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC530 Flood control
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD761 Deep-well injection
Divisions: Faculty of Vocational > 22401-Civil Infrastructure Engineering (D3)
Depositing User: Nugroho Fakhri Adha
Date Deposited: 11 Aug 2026 03:41
Last Modified: 11 Aug 2026 03:41
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/67657

Actions (login required)

View Item View Item