Andani, Fitria Mira (2019) Analisis Critical Success Factors Implementasi Program B20 Untuk Pengembangan Berkelanjutan Industri Bahan Bakar Nabati. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Preview |
Text
09111540000018-Undergraduate_Theses.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Konsumsi energi nasional yang terus mengalami peningkatan, membuat pemerintah melakukan beberapa solusi untuk mengatasinya, yaitu dengan adanya pengembangan energi terbarukan (renewable energy).Pemanfaatan energi terbarukan dapat dilakukan melalui pemanfaatan Bahan Bakar Nabati (biofuel). Dalam praktiknya, Indonesia telah menerapkan beberapa kebijakan dalam penggunaan biofuel. Salah satunya dengan adanya program B20 yaitu program yang mewajibkan mencampurkan 20% biodiesel dengan 80% bahan bakar minyak solar. Kebijakan tersebut sudah ada sejak tahun 2016 dan baru diwajibkan pada tahun 2018 ini. Hal ini menandakan bahwa program B20 harus benar-benar dijalankan dan diterapkan, walaupun tidak dapat diterima secara langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apa saja critical success factors (CSF) pada implementasi program B20 yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan menentukan prioritas yang menjadi faktor penentu keberhasilan impelemtasi program B20 tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) dan In-depth Interview untuk menganalisis faktor pendukung keberhasilan implementasi program B20 dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk penentuan prioritas indikator. Hasil analisis yang didapatkan menunjukan terdapat 5 aspek dengan 16 indikator faktor pendukung keberhasilan implementasi program B20. Aspek tersebut terdiri dari aspek tehnical, economic, environment, social dan politic. Hasil pembobotan perbandingan berpasangan menunjukkan bahwa yang menjadi faktor penentu keberhasilan implementasi B20 adalah aspek ekonomi
==================================================================================================================================
National energy consumption continues to increase to make the government do some solutions to overcome that with the development of renewable energy. The utilization of which can be done through the use of biofuels. In practice, Indonesia has implemented several policies in the use of biofuels. One of them is the B20 program, which is a program that requires mixing 20% of biodiesel with 80% of diesel fuel. The policy has existed since 2016 and recently required in 2018. It shows that the B20 program must be implemented, even though it cannot be received directly by the public. Therefore, the purpose of this study is to analyze and prioritize critical success factors (CSF) for implementing the B20 program for the sustainable development of the biofuel industry. This study uses the Focus Group Discussion (FGD) and In-depth Interview methods to analyze the supporting factors for the successful implementation of the B20 program and the Analytical Hierarchy Process (AHP) method for prioritizing indicators. The results show that there are 5 aspects with 16 indicators supporting the success of the B20 program. The aspect consists of technical aspects, economic, environmental, social and politic. The results of weighting pairwise comparisons show that the determinants of the successful implementation of B20 are economic aspects.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Analytical Hierarchy Process (AHP), B20, Bahan Bakar Nabati, Critical Success Factors (CSF) |
Subjects: | J Political Science > JF Political institutions (General) |
Divisions: | Faculty of Business and Management Technology > Business Management > 61205-(S1) Undergraduate Thesis |
Depositing User: | Andani Fitria Mira |
Date Deposited: | 27 Mar 2025 05:41 |
Last Modified: | 27 Mar 2025 05:41 |
URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/67783 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |