Havis, Muchammad Iqbal (2019) Evaluasi Sumber Data Gelombang (Merged Altimetry, Era5 Dan Windwave-05), Studi Kasus: Estimasi Potensi Energi Gelombang Laut Di Pantai Barat Kota Jayapura. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
04311750010006-Master_Tesis..pdf - Updated Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Perbedaan nilai parameter gelombang yang terdapat pada sumber data gelombang
dari Satelit Altimetri, ECMWF-ERA5 dan windwave-05 (BMKG) di beberapa studi
cukup besar dan menimbulkan keraguan terlebih lagi untuk estimasi energi
gelombang laut. Untuk itu dibutuhkan studi untuk mengetahui sumber data
manakah yang paling mendekati pengukuran lapangan. Tesis ini bertujuan
mengevaluasi ketiga data tersebut dan menggunakan sumber data yang paling
mendekati data pengukuran untuk mengestimasai energi gelombang di pantai barat
Kota Jayapura. Ketiga sumber data di atas yang berada di perairan lepas pantai.
Oleh karena itu dibutuhkan perangkat lunak Delft3D untuk menjalarkan data
tersebut menuju lokasi data pengukuran. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa
data luaran model tinggi gelombang yang paling mendekati pengukuran adalah
sumber data dari satelit altimetri (interval luaran tiap-jam) dengan nilai RMSE
sebesar 0,07 m dan MAPE sebesar 8,78 %. Nilai koefisien korelasi (R) Hs luaran
model dengan masukan data altimetri adalah 0,85. Sedangkan data periode puncak
gelombang luaran model yang paling mendekati data pengukuran lapangan adalah
dari sumber data ERA5. Nilai RMSE nya yaitu sebesar 1,8 s dan MAPE sebesar
14,01 % dari data pengukuran lapangan. Koefisien korelasi yang dihasilkan adalah
0,77, di mana menunjukkan korelasi yang terbaik di antara tiga sumber data. Hasil
evaluasi dengan perhitungan daya di perairan transisi menunjukkan bahwa sumber
data altimetri memiliki MAPE yang terrendah di antara ketiga sumber data dengan
nilai 22,47 %. Koefisien korelasi yang dihasilkan juga tinggi yaitu 0,84 dengan
RMSE paling rendah yaitu 0,53 kW/m.
Hasil perhitungan potensi energi di Kota Jayapura dari luaran Delft3D dengan
masukan data altimetri menunjukkan bahwa daya yang dapat dihasilkan dalam
bulan bervariasi antara 0,78 MWh/m di bulan Juni (Lokasi D) sampai dengan 6,50
MWh/m di bulan Januari (Lokasi E). Rata-rata daya dari kelima lokasi selama tahun
2018 ialah sebesar 32,38 MWh/m. Daya terlinggi berada pada lokasi E dengan daya
sebesar 38,07 MWh/m.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | energi terbarukan, Kota Jayapura, oscilating wave surge converter, potensi energi gelombang laut. |
| Subjects: | T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC147 Ocean wave power. |
| Divisions: | Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36101-(S2) Master Theses |
| Depositing User: | Mr Muchammad Iqbal Havis |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 03:57 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 03:57 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/68148 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
