Konsep Penataan Kawasan Sekitar Makam Sunan Kudus sebagai Wisata Religi

Septiana, Wahyu (2019) Konsep Penataan Kawasan Sekitar Makam Sunan Kudus sebagai Wisata Religi. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 08111750050003-Master_Thesis.pdf]
Preview
Text
08111750050003-Master_Thesis.pdf

Download (16MB) | Preview

Abstract

Indonesia mempunyai potensi pengembangan wisata sejarah atau cagar budaya. Salah satu kawasan bersejarah yang memiliki potensi wisata adalah Kota Kudus yang memiliki sejarah sebagai salah satu tempat penyebaran agama Islam di Jawa. Kawasan Kota Lama Kudus mempunyai daya tarik wisata utama yaitu Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus yang menjadi salah satu tujuan ziarah masyarakat. Selain itu kawasan permukiman di sekitar Menara Kudus juga mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi atraksi wisata, akan tetapi saat ini belum ada upaya pelestarian kawasan permukiman tersebut. Sehingga, saat ini pengembangan wisata yang ada di Kota Lama Kudus masih terbatas pada Masjid Menara Kudus dan Makam Sunan Kudus, sedangkan kawasan permukiman disekitarnya belum terintegrasi dalam pengembangan wisata budaya. Tujuan penelitian ini yaitu merumuskan konsep penataan kawasan sekitar Makam Sunan Kudus sebagai wisata religi. Tahapan penelitian terbagi menjadi 3 tahapan, yiatu mengidentifikasi potensi daya tarik wisata di sekitar Makam Sunan Kudus menggunakan content analysis media dan walkthrough analysis, melakukan penilaian fasilitas pendukung kawasan wisata disekitar Makam Sunan Kudus menggunakan analisis skoring dan analisis isi data teks grounded theory serta merumuskan konsep penataan kawasan sekitar Makam Sunan Kudus sebagai wisata religi menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis didapatkan potensi daya tarik wisata di sekitar Makam Sunan Kudus adalah Taman Menara Kudus, Klenteng Hok Liong Bio, Koridor Jalan Menara, Koridor Jalan Madurekso, Rumah Adat Kudus, Masjid Langgar Dalem dan Situs Langgar Bubrah. Fasilitas yang perlu ditingkatkan di sekitar Makam Sunan Kudus adalah jalan menuju wisata religi, sarana transportasi, fasilitas rumah makan, fasilitas tempat parkir, fasilitas toilet, rambu-rambu wisata, kelembagaan pengelola dan pemasaran. Konsep penataan yang dilakukan pada kawasan sekitar Makam Sunan Kudus ini adalah dengan membagi menjadi 3 (tiga) zona yaitu zona inti yang meliputi Kompleks Makam Sunan Kudus dan Masjid Langgar Dalem, zona pendukung langsung yang meliputi Koridor Jalan Menara, Jalan Madurekso dan parkir bus pariwisata ziarah serta zona pendukung tidak langsung yang meliputi kawasan permukiman disekitarnya dan daya tarik lain yang dapat menjadi pendukung wisata.
=====================================================================================================================================
Indonesia has the potential to develop historical tourism or cultural heritage. One of the historical areas that has tourism potential is the City of Kudus which has a history as one of the places for the spread of Islam on Java. The Old Kudus City area has a main tourist attraction, the Menara Mosque and the Sunan Kudus Tomb, which is one of the destinations of the community pilgrimage. In addition, residential areas around Menara Kudus also have the potential to be developed into tourist attractions, but at present there have been no efforts to preserve these residential areas. So, currently tourism development in the Old Kudus City is still limited to the Menara Kudus Mosque and Sunan Kudus Tomb, while the surrounding residential areas have not been integrated in the development of cultural tourism. The purpose of this study is to formulate the concept of structuring the area around the Sunan Kudus Tomb as a religious tourism. The research phase is divided into 3 stages, namely identifying potential tourist attraction around Sunan Kudus Cemetery using content analysis media and walkthrough analysis, evaluating supporting facilities of tourist areas around Sunan Kudus Tomb using scoring analysis and analyzing the contents of grounded text data and formulating structuring concepts the area around the Sunan Kudus Tomb as a religious tourism uses qualitative descriptive analysis. Based on the results of the analysis, it was found that the potential tourist attraction around the Tomb of Sunan Kudus is the Menara Kudus Park, Hok Liong Bio Temple, Jalan Menara Corridor, Jalan Madurekso Corridor, Kudus Traditional House, Langgar Dalem Mosque and Langgar Bubrah Site. The facilities that need to be improved around the Sunan Kudus Tomb are roads to religious tourism, transportation facilities, restaurant facilities, parking facilities, toilet facilities, tourist signs, management and marketing institutions. The concept of structuring carried out in the area around the Sunan Kudus Tomb is to divide into 3 (three) zones, namely the core zone which includes the Sunan Kudus Cemetery Complex and Langgar Dalem Mosque, direct support zone which includes Jalan Menara Corridor, Jalan Madurekso and pilgrimage tourism bus parking and indirect support zones which include nearby residential areas and other attractions that can become tourism supporters.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Cagar Budaya, Daya Tarik Wisata, Konsep Penataan, Wisata Religi
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
N Fine Arts > NA Architecture > NA9053 City planning
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Architecture > 23101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Septiana Wahyu
Date Deposited: 06 Aug 2026 01:42
Last Modified: 06 Aug 2026 01:42
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/69551

Actions (login required)

View Item View Item