Amriardi, Ulil (2020) Studi Keberlanjutan Layanan Angkutan Penyeberangan Wilayah Kepulauan. (Studi Kasus: Lintas Kuala Tungkal-Dabo Singkep). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
04111650022001-Master_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Layanan angkutan penyeberangan telah dirasakan dan diminati oleh masyarakat di wilayah kepulauan sebagai konektifitas antar pulau. Layanan lintas penyeberangan Kuala Tungkal – Dabo Singkep merupakan salah satu layanan angkutan penyeberangan yang menghubungkan dua pulau yakni Pulau Sumatera dan Pulau Dabo dengan satu kapal penyeberangan yang melayani. Permasalahan muncul ketika kapal menjalani perawatan tahunan (docking) dan sewaktu-waktu kapal mengalami kerusakan, sehingga layanan penyeberangan terhenti dan terputus. Tujuan dari penelitian ini difokuskan untuk mengetahui dan mencari bagaimana cara mempertahankan layanan angkutan penyeberangan disaat kapal penyeberangan tidak beroperasi atau tidak melayani lintasan studi kasus. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis atau mengeksplor layanan disekitar lintas studi kasus, kemudian dibuat skenario pengembangan rute kapal penyeberangan dengan batasan waktu dan jarak layanan penyeberangan. Diperoleh pengembangan rute KMP Kundur pada skenario 2, yaitu dengan rute Tanjung Pinang – Dabo Singkep – Kuala Tungkal untuk menggantikan layanan kapal di lintas Dabo Singkep – Kuala Tungkal saat kapal tidak ada atau tidak melayani dengan biaya operasional kapal sebesar Rp.57.587.626,- per round trip kapal penyeberangan
================================================================================================================================
Ferry transport services have been felt and sought after by people in the archipelago as inter-island connectivity. the Kuala Tungkal - Dabo Singkep ferry transport service is one of the services that connects two islands namely Sumatra Island and Dabo Island with one-unit ferry serving. Problems arise when the ship on annual maintenance (docking) and at times the ship is damaged, so the ferry transport is stopped and disconnected.The aim of this study is focused on knowing and searching for ways to maintain the ferry transport service when the ferry ship is not operating or does not serve the path of the case study.Obtained KMP Kundur route development in scenario 2, namely the Tanjung Pinang - Dabo Singkep - Kuala Tungkal route to replace the shipping service in the Dabo Singkep - Kuala Tungkal crossing when the ship is not available or is not serving with a vessel operating cost of Rp.57,587,626 - per round trip.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Layanan angkutan penyeberangan, Lintas penyeberangan Kuala Tungkal-Dabo Singkep, Pengembangan rute kapal, Biaya operasional kapal. |
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications > HE336.C5 Choice of transportation T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements > TE7 Transportation--Planning |
| Divisions: | Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Naval Architecture and Shipbuilding Engineering > 36101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | Ulil Amriardi |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 03:05 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 03:05 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/69829 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
