Nugraha, Bagus Widya (2019) Evaluasi Kesesuaian Penggunaan Lahan Terhadap Rencana Tata Ruang WIlayah (RTRW) Kota Probolinggo Tahun 2009-2028. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
03311540000054-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan suatu daerah memengaruhi perubahan penggunaan lahan yang umumnya sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Berbagai aktivitas manusia menyebabkan perubahan fungsi lahan sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Saat ini, perkembangan kawasan perkotaan cenderung mengarah pada sektor nonagraris, seperti pembangunan permukiman dan kawasan industri. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan lahan yang sering kali tidak seimbang dengan peruntukan ruang yang telah ditetapkan. Kota Probolinggo merupakan salah satu kota yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pariwisata. Namun, alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan permukiman berpotensi mengurangi luas lahan produktif sehingga dapat menurunkan aktivitas produksi pertanian. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan perubahan penggunaan lahan dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini menggunakan citra satelit Sentinel-2 beresolusi menengah dengan metode klasifikasi terbimbing (*supervised classification*) menggunakan algoritma *Maximum Likelihood*. Analisis tutupan lahan dilakukan untuk mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan di Kota Probolinggo serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan antara tahun 2015 dan 2018 terjadi secara signifikan, dengan peningkatan terbesar pada kawasan permukiman seluas 359,130 ha dan penurunan terbesar pada lahan kosong seluas 137,085 ha. Sementara itu, jika dibandingkan dengan rencana penggunaan lahan dalam RTRW Kota Probolinggo Tahun 2009–2028, perubahan penggunaan lahan pada tahun 2018 masih relatif sesuai. Perbedaan terbesar ditunjukkan oleh peningkatan luas kawasan permukiman sebesar 862,756 ha dan penurunan luas badan air sebesar 307,647 ha. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan di Kota Probolinggo pada tahun 2018 masih sesuai dengan peruntukan ruang yang direncanakan dan tetap relevan untuk mendukung pengembangan wilayah pada masa mendatang.
================================================================================================================================
Regional development influences land use change, which generally occurs in line with population growth. Various human activities alter land utilization to meet increasing development needs. In recent years, urban development has increasingly shifted toward non-agricultural sectors, particularly residential and industrial expansion. This trend has increased the demand for land, often exceeding the land allocation designated in spatial planning. Probolinggo City is one of the regions in Indonesia with significant potential in both the agricultural and tourism sectors. However, the conversion of agricultural land into residential areas may reduce productive farmland and consequently decrease agricultural production. Therefore, continuous monitoring of land use change using remote sensing technology is essential. This study employs medium-resolution Sentinel-2 satellite imagery and applies a supervised classification approach using the Maximum Likelihood algorithm. Land cover analysis was conducted to identify land use changes in Probolinggo City and evaluate their conformity with the Regional Spatial Plan (RTRW). The results indicate significant land use changes between 2015 and 2018, with the largest increase occurring in residential areas, covering 359.130 ha, and the largest decrease occurring in vacant land, covering 137.085 ha. Furthermore, comparison with the 2009–2028 Regional Spatial Plan shows that the 2018 land use pattern remains generally consistent with the planned land allocation. The largest difference is represented by an increase in residential areas of 862.756 ha and a decrease in water bodies of 307.647 ha. Overall, the findings indicate that land use changes in Probolinggo City in 2018 remain consistent with the designated spatial plan and continue to support future urban development objectives.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Citra Sentinel-2, Kota Probolinggo, Penggunaan Lahan, Supervised Classification |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G70.212 ArcGIS. Geographic information systems. G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G70.217 Geospatial data G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G70.5.I4 Remote sensing |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Geomatics Engineering > 29202-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Nugraha Bagus Widya |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 06:56 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 06:56 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/69866 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
