Pangesti, Pamela Wahyu (2019) Sistem Fertigasi pada Tanaman Jambu Air (Syzygium samarangense) Varietas Madu Deli : Studi Laju Pertumbuhan, Kandungan Nitrogen Daun, dan Produktivitas. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
01311540000058-Undergraduate_Theses.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Fertigasi merupakan agroteknik modern yang menggabungkan aplikasi air dan pupuk melalui irigasi dengan tujuan untuk memberikan peluang yang baik dalam memaksimalkan hasil, kualitas tanaman, dan meminimalkan biaya produksi, terutama berkaitan dengan agrobisnis jambu madu Deli. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh sistem fertigasi terhadap laju pertumbuhan, kandungan nitrogen daun, dan peluang untuk meningkatkan produktivitas.Metode yang dilakukan meliputi pemilihan tanaman uji, perlakuan pemupukan, pengukuran morfometri, analisis biomassa, dan pengukuran nitrogen daun dengan SPAD. Data kuantitatif dihitung dengan Independence T Test pada taraf kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menujukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara perlakuan pemupukan secara fertigasi dan kocor pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, dan klorofil daun. Sedangkan pada parameter LAI, panjang akar, dan biomassa menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan. Selain itu, pemupukan secara fertigasi memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi pada semua parameter yang diuji jika dibandingkan dengan perlakuan pemupukan secara kocor.
===================================================================================================================================
Fertigation is a modern agrotechnical that combines water and fertilizer applications through irrigation with the aim of providing good opportunities to maximize yield, crop quality, and minimize production costs, especially related to Deli honey wax apple agribusiness. The purpose of this study was to determine the effect of the fertigation system on growth rates, leaf nitrogen content, and opportunities to increase productivity. The method used includes the selection of test plants, fertilization treatments, morphometric measurements, biomass analysis, and measurements of leaf nitrogen with SPAD. Quantitative data was calculated by Independence T Test at the 95% confidence level. The results showed that there was no significant difference between fertigation and conventional fertilization treatments on parameters of plant height, leaf number, and leaf chlorophyll. Whereas the LAI parameters, root length, and biomass showed significant differences. In addition, fertigation fertilization has a higher average value on all parameters tested compared to conventional fertilization treatments.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Biomassa, Fertigasi, Nitrogen, Produktivitas |
| Subjects: | Q Science > QK Botany > QK710 Plant physiology S Agriculture > S Agriculture (General) > S633.5 Fertilizers |
| Divisions: | Faculty of Natural Science > Biology > 46201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Pangesti Pamela Wahyu |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 01:34 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 01:34 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/69927 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
