Kadar Logam Berat Cd, Hg, Cr dalam Biji Padi (Oryza Sativa) Pada Lahan Bekas Tambang PT. Semen Indonesia Tbk, Tuban

Dianingtyas, Lydia (2019) Kadar Logam Berat Cd, Hg, Cr dalam Biji Padi (Oryza Sativa) Pada Lahan Bekas Tambang PT. Semen Indonesia Tbk, Tuban. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 01311140000065-Undergraduate_Theses.pdf] Text
01311140000065-Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (723kB) | Request a copy

Abstract

Kabupaten Tuban adalah daerah di Jawa Timur yang memiliki potensi pertambangan tanah liat dan batu kapur sebagai bahan baku pembuatan semen. Biji padi yang ditanam pada tanah bekas tambang berisiko mengandung kadar logam berat akibat dari lahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan logam berat dalam biji padi. Parameter uji yang diamati adalah kandungan logam berat yaitu Hg, Cd, Cr. Data yang diperoleh kemudian dilakukan dengan analisa deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdeteksi kandungan merkuri (Hg) dalam tanah lahan bekas tambang (Lahan Bekas Tambang). Kandungan kadmium (Cd) terendah terdapat pada lahan variasi tanam dengan rasio 1:1 LBT dan TP (tanah permukaan) sebesar 0.2396 ppm. Pada lahan tanah permukaan (top soil) diketahui terdapat kandungan kadmium dengan konsentrasi 0,2420 ppm sedangkan pada lahan bekas tambang memiliki konsentrasi paling tinggi diantara ketiga variasi media tanam yaitu 0,2459 ppm. Kandungan kromium (Cr) pada lahan bekas tambang terbilang cukup rendah sebesar 50,186 ppm. Pada variasi lahan media B dengan rasio LBT:TP (1:1) mengandung kadar Cr rata rata sebanyak 66.7575 ppm. Kandungan Cr pada lahan permukaan tanah sebesar 63, 2648 ppm. Diantara ketiga parameter logam berat Hg, Cd, Cr yang diuji, kandungan lahan tanah masih sesuai dengan kriteria dan tidak melebihi batas baku mutu yang ada sehingga dapat digunakan untuk pertanian.
=========================================================================================================================================
Tuban Regency is an area in East Java that has the potential of mining clay and limestone as raw material for making cement. Grain planted in the used risky mines containing levels of heavy metals as a result of the land. The purpose of this study was to know the content of heavy metals in rice seeds. Test parameters observed were hg, cd, cr and proximate levels. The data obtained were analyzed statistically using descriptive qualitative analysis. Based on the results of this study it can be concluded that undetectable mercury (Hg) levels on the former land mines. The lowest cadmium levels on land planted with ratio 1: 1 LBT (land mines) and TP (top soil) 0.2396 ppm. On top soil land there are cadmium levels 0,2420 ppm while in the former land mine has the highest cadmium leves among all variation media planting 0,2459 ppm. The chromium (Cr) levels in the former land the mine is quite low of 50,186 ppm. .To variation media B with a ratio LBT: TT (1:1) containing Cr levels average as many as 66.7575 ppm. Cr levels on top soil counted of 63,2648 ppm. Among all parameters heavy metal Hg, Cd , Cr being tested, land content still in accordance with criteria and not exceeding the limit of quality standard that is so they could be used for farming.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Land mines, Paddy, Heavy Metals
Subjects: Q Science > QH Biology > QH301 Biology
Q Science > QK Botany
Divisions: Faculty of Natural Science > Biology > 46201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Lydia Dianingtyas
Date Deposited: 20 Jul 2026 07:57
Last Modified: 20 Jul 2026 07:57
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/70294

Actions (login required)

View Item View Item