I Nyoman, Nuri Arthana (2019) Pengetahuan Proses Konstruksi Arsitektur Bali Raya Interpretasi Naskah Lontar Asta Kosala Kosali. Doctoral thesis, INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER.
Preview |
Text
Disertasi Nuri Arthana.pdf Download (66MB) | Preview |
Abstract
Arsitektur di satu sisi dapat dilihat sebagai obyek fisik dan disisi lain dapat dilihat sebagai pengetahuan, oleh karena itu, mengembangkan arsitektur dapat dilakukan dalam dua keletakan tersebut. Pengembangan pengetahuan arsitektur tidak hanya dapat dilakukan dengan menjelajahi obyek fisik arsitektur saja, tetapi juga dapat dilakukan melalui tulisan atau karya tulis dan bahkan sejarah lisan. Lontar Asta Kosala Kosali (AKK) merupakan salah satu karya tulis yang mengandung aturan tentang tata cara membangun di Bali, yang keberadaannya merupakan potensi besar bagi penggalian dan pengembangan pengetahuan khususnya pengetahuan arsitektur Bali. Dalam AKK terkait dengan proses membangun, terkandung pengetahuan tentang filosofis (tattwa), etis (ethika) dan teknis (upacara). Naskah lontar AKK secara historis keberadaannya adalah pada masa berkembangnya kebudayaan Bali Arya, oleh karena itu arsitektur masa itu disebut dengan arsitektur Bali Arya. Kegiatan berarsitektur pada dasarnya adalah sebuah kegiatan peng-konstruksi-an material, dimana karakteristik bentuk arsitektural merupakan representasi dari bagaimana material-material dikonstruksi. Dengan demikian maka pengembangan arsitektur (di) Bali khususnya dan bahkan Nusantara (Indonesia) pada umumnya dapat dilakukan dengan mengetahui dan memahami proses konstruksi yang berlangsung secara turun temurun, dengan menempatkan naskah AKK sebagai obyek utama penelitian. Didasarkan atas penelusuran terhadap karya tulis dan penelitian yang menempatkan naskah AKK sebagai obyeknya, penelitian ini merupakan penelitian baru sebagai sebuah rintisan untuk menjelajahi muatan naskah AKK menggunakan perspektif keilmuan arsitektur dalam konteks proses konstruksi agar dapat mengungkap pengetahuan arsitektur Bali, khususnya arsitektur Bali Arya yang terkandung didalamnya. Penelitian ini berada pada ranah theory of architecture yang utamanya bertujuan untuk mengungkap pengetahuan arsitektur Bali, khususnya tentang proses konstruksi melalui interpretasi terhadap naskah AKK. Pengetahuan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pengetahuan ilmiah (science) berkaitan dengan proses konstruksi pada arsitektur Bali Arya sebagaimana yang terkandung dalam naskah lontar AKK. Naskah dalam penelitian ini didudukkan sebagai teks, dan karena itu pada dasarnya kegiatan dalam penelitian ini adalah kegiatan menafsirkan dan menterjemahkan teks untuk mengungkap pengetahuan arsitektur yang dikandung oleh teks tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode interpretasi atau hermenetik (penafsiran) dan menggunakan Descriptive Criticism, Critical Discourse Analysis dan Logical Argumentation sebagai teknik pelaksanaannya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang terkandung dalam AKK secara geofisik bersifat empiris dan secara geometri rasional. Keberlakuan AKK merupakan tanggapan atas peristiwa kegempaan yang sering melanda Bali dan kondisi iklim tropis lembab, wilayah keberlakuannya adalah setengah wilayah Bali bagian Timur, yang pengguna atau pemanfaat AKK adalah undagi, tukang dan pemilik bangunan serta digunakan sebagai pedoman dalam pembangunan bangunan-bangunan rumah tinggal (umah) bagi masyarakat kebanyakan (golongan wesia dan sudra). Pengetahuan proses konstruksi arsitektur Bali Arya yang berhasil diungkap adalah : pertama, proses konstruksi dilandasi oleh kebenaran (satwam), ketaatan (siwam) dan kesenangan (sundharam). Kedua, prinsip-prinsip proses konstruksi yang diterapakan adalah, kolom kuat balok lemah, pengkonstruksian dimulai dari bagian badan bangunan, keberlanjutan material, konstruksi dan bangunan, serta keindahan geometri melalui penerapan skala manusia dan sistem proporsi ‘bah-bangun’. Ketiga, proses konstruksi secara menyeluruh bertujuan mencapai keseimbangan (balance) dan keharmonisan (harmony) hubungan manusia, arsitektur, alam dan Tuhan. Melalui tahapan proses konstruksi yang dilakukan menghasilkan karakteristik arsitektur yang religius-magis-kharismatis. Penyandingan yang telah dilakukan terhadap rumusan pengetahuan arsitektur Bali Arya yang berhasil diungkap terhadap pengetahuan arsitektur pada umumnya menunjukkan kesesuaiannya, dengan demikian pengetahuan arsitektur Bali Arya dapat disebut pengetahuan arsitektur. Disisi lain juga dapat diungkap bahwa terdapat perbedaan antara pengetahuan arsitektur Bali Arya dengan pengetahuan arsitektur pada umumnya dalam hal: 1) Landasan proses konstruksi arsitektur Bali Arya adalah tercapainya keharmonisan dan keseimbangan antara manusia, alam dan Tuhan. Sedangkan pengetahuan arsitektur pada umumnya berpijak pada hubungan manusia dengan alam. 2) Proses konstruksi arsitektur Bali Arya dimulai dari bagian badan bangunan (super structure), sedangkan pengetahuan arsitektur pada umumnya memulai proses konstruksi dari bagian kaki bangunan (sub structure).
====================================================================================================================================
Architecture on the one hand can be seen as physical objects and on the other hand can be seen as knowledge, therefore, developing architecture can be done in these two locations. The development of architectural knowledge can not only be done by exploring the physical objects of architecture, but can also be done through writing or written works and even oral history. Lontar Asta Kosala Kosali (AKK) is one of the works that contains rules about the procedures for building in Bali, whose existence is a great potential for the excavation and development of knowledge, especially knowledge of Bali Arya's architecture. In the AKK associated with the building process, contained knowledge about philosophical (tattwa), ethical (ethika) and technical (upacara). The AKK manuscript has historically existed during the development of Bali Arya's culture, therefore the architecture of that era was called Bali Arya's architecture. Architectural activity is basically a material construction activity, where the characteristics of architectural shapes are a representation of how materials are constructed. Thus, the development of architecture (in) Bali in particular and even the Nusantara (Indonesia) in general can be done by knowing and understanding the construction process that goes on for generations, by placing the AKK manuscript as the main object of research. Based on a search of papers and research that places the AKK manuscript as its object, this research is a new research as a stub to explore the contents of the AKK manuscript using architectural scientific perspectives in the context of the construction process in order to reveal the knowledge of Balinese architecture, especially Bali Arya's architecture contained therein. This research is in the realm of theory of architecture which mainly aims to reveal the knowledge of Bali Arya's architecture, specifically about the construction process through interpretation of the AKK manuscript. The knowledge referred to in this study is scientific knowledge related to the construction process of the Bali Arya's architecture as contained in the AKK manuscript. The text in this study is placed as a text, and therefore basically the activities in this research are the activities of interpreting and translating texts to reveal the architectural knowledge contained by the text. The method used in this study is the method of interpretation or hermenetic (interpretation) and uses descriptive criticism, critical discourse analysis and logical argumentation as the implementation technique. The results of this study indicate that the knowledge contained in the AKK is geophysically empirical and geometrically rational. The implementation of AKK is a response to seismic events that often hit Bali and humid tropical climate conditions, the area of validity is half of the eastern part of Bali, where users or beneficiaries of AKK are undagi, tukang and building owners and are used as guidelines in building construction dwelling house (umah) for the majority of the community (wesia and sudra clan). Knowledge of the Bali Arya's architecture construction process that was revealed was: first, the construction process was based on truth (satwam), obedience (siwam) and pleasure (sundharam). Second, the principles of the construction process that are applied are, the strong beam weak column, the construction starts from the body part of the building, the sustainability of the material, construction and building, as well as the beauty of the geometry through the application of human scale and the system of 'bah-bah' proportions. Third, the overall construction process aims to achieve balance and harmony in the relationship between humans, architecture, nature and God. Through the stages of the construction process carried out produces architectural characteristics that are religious-magical-charismatic. Comparisons that have been made to the formulation of Bali Arya's architecture knowledge that have been successfully revealed against architectural knowledge in general show its suitability, thus Bali Arya's architectural knowledge can be called architectural knowledge. On the other hand can also reveal some of the knowledge of Bali Arya's architecture with knowledge of architecture in general in terms of: 1) The basis of the construction process of Bali Arya's architecture is the achievement of harmony and balance between humans, nature and God. While architectural knowledge about human relations with nature. 2) The Bali Arya's architectural construction process starts from the building body part or super structure, while architectural knowledge in general starts the construction process from the foot of the building or sub structure.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pengetahuan, proses konstruksi, interpretasi, arsitektur Bali Arya, lontar Asta Kosala Kosali |
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture > NA2542.36 Sustainable architecture N Fine Arts > NA Architecture > NA6600 Education buildings N Fine Arts > NA Architecture > NA7115 Domestic architecture. Houses. Dwellings N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Architecture > 23001-(S3) PhD Thesis |
| Depositing User: | I Nyoman Nuri Arthana |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 08:24 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 08:24 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/70508 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
