Studi pengaruh penambahan dual dynamic vibration absorber (DVA)- independent terhadap respon getaran translasi dan rotasi pada sistem utama 2-DOF

Asthi, Kusumadewayanti (2015) Studi pengaruh penambahan dual dynamic vibration absorber (DVA)- independent terhadap respon getaran translasi dan rotasi pada sistem utama 2-DOF. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2113205901-Dissertation.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

Getaran yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan pada sistem sehingga dibutuhkan mekanisme yang mampu meredam getaran tersebut. Salah satu bentuk peredaman getaran adalah penggunaan Dynamic Vibration Absorber (DVA). Dynamic Vibration Absorber (DVA) merupakan sistem massa, damper, dan pegas yang ditambahkan pada sistem utama sehingga getaran pada sistem utama dapat diredam. Dalam upaya peredaman getaran, modifikasi penggunaan DVA diperlukan. Salah satu modifikasi DVA adalah penggunaan dual DVA-independent pada sistem utama. Dual DVA-independent merupakan dua buah DVA terpisah yang dipasang pada sistem utama dengan jarak tertentu. Pada penelitian ini dipelajari pengaruh penambahan dual DVA-independent terhadap respon getaran translasi dan rotasi pada sistem utama 2-DOF. Dalam pemahaman mengenai fenomena tersebut dibuat model dinamis sistem tanpa penambahan dual DVA-independent dan sistem dengan penambahan dual DVAindependent. Model dinamis tersebut disimulasikan dengan Simulink Matlab. Pada sistem dengan penambahan dual DVA-independent, dilakukan variasi terhadap parameter dual DVA-independent (massa, jarak dual DVA-independent-pusat gravitasi, dan konstanta kekakuan). Variasi massa dual DVA-independent yang digunakan adalah 1/80; 1/40; dan 1/20 dari massa sistem dengan rasio konstanta kekakuan sama dengan rasio massa. Jarak dual DVA-independent divariasikan di tengah (0,02 m); 0,13 m; dan di ujung (0,26 m) dari pusat gravitasi sistem, dimana jarak kedua DVA simetri terhadap pusat gravitasi. Simulasi variasi rasio konstanta kekakuan dilakukan untuk rasio massa 1/80; 1/40; dan 1/20 dengan letak dual DVAindependent di ujung sistem. Variasi rasio konstanta kekakuan untuk rasio massa 1/80 adalah 1/320;1/160;1/80;1/40; dan 1/20. Variasi rasio konstanta kekakuan untuk rasio massa 1/40 adalah 1/160;1/80;1/40;1/20; dan 1/10. Variasi rasio konstanta kekakuan untuk rasio massa 1/20 adalah 1/80;1/40;1/20;1/10; dan 1/5. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dual DVA-independent dapat mereduksi getaran sistem maksimum sebesar 93,78% (rasio massa dan konstanta kekakuan 1/20) pada arah translasi dan 94,03% (rasio massa 1/20 dan rasio konstanta kekakuan 1/5) di ujung sistem pada arah rotasi. Penurunan getaran optimum sebesar 72,69% (rasio massa dan konstanta kekakuan 0,01967); 89,44% (rasio massa 1/20 dan rasio konstanta kekakuan 0,0561); dan 89,75% (massa 1/20 dan rasio konstanta kekakuan 0,0474). ================================================================================================= Excessive vibration can cause damage to the system. Because of this case, the certain mechanism is needed to eliminate the vibration. One form of vibration reduction is the using of Dynamic Vibration Absorber (DVA). Dynamic Vibration Absorber (DVA) is a mass, damper, and spring system which is added to the main system. This kind of absorber will move together with the main system to reduce the vibration of the main system. In order to reduce the vibration, modification of DVA is required. One modification is the using of dual DVA-independent in the main system. Dual DVAs-independent are two separated DVA which are mounted on the main system at a certain distance. In this research, it is studied the effect of attaching dual DVA-independent to the translational and rotational vibration response of 2-DOF primary system. In the understanding this phenomenon, dynamic modelling of the primary system is done without and with dual DVA-independent. In dual DVA-independent attached to the primary system, the variation is done to the parameter dual DVA-independent (mass, length of dual DVA-independent, and stiffness). Variation of mass used are 1/80;1/40; and 1/20 of system’s mass with the stiffness ratio is same as mass ratio. The length of dual DVA-independent is variated in the middle of system (0,02 m); 0,13 m; and in the tip of system (0,26m) from center of gravity system, which the length of both DVA to center gravity is symmetry. Simulation of variation stiffness is done by placing the dual DVA-independent at the tip of system with mass ratio 1/80; 140; and 1/20. The variation stiffness of mass ratio 1/80 is 1/320;1/160;1/80;1/ 40; and 1/20. The variation stiffness of mass ratio 1/40 is 1/160;1/80;1/40;1/ 20; and 1/10. The variation stiffness of mass ratio 1/20 is 1/80;1/40;1/20;1/ 10; and 1/5. The results of this study indicate dual DVA-independent can reduce maximum 93,78% of translation vibration (mass and stiffness ratio 1/20) and 94,03% of rotation vibration (mass ratio 1/20 and stiffness ratio 1/5) in the tip of system. Reduction of optimum vibration is 72,69% (mass and stiffness ratio 0,01967); 89,44% (mass ratio 1/20 and stifness ratio 0,0561); dan 89,75% (mass ratio 1/20 and stifness ratio 0,0474).

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTM 629.243 Kus s
Uncontrolled Keywords: pemodelan dinamis; dual DVA; peredam getaran
Subjects: T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics > TL257.5 Automobiles--Shock absorbers--Design and construction.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21101-(S2) Master Thesis
Depositing User: - Taufiq Rahmanu
Date Deposited: 01 Oct 2019 02:15
Last Modified: 01 Oct 2019 02:15
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/70918

Actions (login required)

View Item View Item