Studi Perbandingan Kecepatan Dan Ketelitian Pengujian Magnetic Particle Testing (MT) Dan Eddy Current Testing (ECT) Pada Material Baja Karbon

Rais, Riznanda (2015) Studi Perbandingan Kecepatan Dan Ketelitian Pengujian Magnetic Particle Testing (MT) Dan Eddy Current Testing (ECT) Pada Material Baja Karbon. Undergraduate thesis, Institut Technology Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4111100105-Undergraduate Thesis.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pada proses pengelasan seringkali terjadi kerusakan atau cacat, karena itu harus dilakukan suatu pengujian untuk memastikan bahwa material tersebut aman. Magnetic particle testing adalah metode pengujian yang sering digunakan untuk mendeteksi kerusakan atau cacat pada permukaan material. Sementara itu metode ini memiliki banyak keterbatasan yang terkait dengan produktivitas yang rendah karena membutuhkan waktu pengerjaan yang lama seperti: pembersihan permukaan, magnetisasi-demagnetisasi, dan lain sebagainya. Selain itu diperlukan biaya yang cukup besar untuk pengujian banyak material dan ketidakmampuan untuk memperkirakan kedalaman kerusakan. Semua faktor ini mendorong penggunaan metode pengujian baru untuk bersaing dengan magnetic particle testing. Saat ini eddy current testing adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi kerusakan atau cacat pada permukaan material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kecepatan dan ketelitian pengujian antara magnetic particle testing (MT) dan eddy current testing (ECT). Penelitian ini dilakukan pada enam spesimen uji dengan dimensi 300 mm × 130 mm × 6 mm pada material baja karbon rendah A36. Diberikan las permukaan di tengah spesimen uji dan tiga cacat buatan dibuat dengan electrical discharge machining (EDM) pada weld metal disetiap spesimen uji, kemudian tiga spesimen uji dengan magnetic particle testing dan tiga spesimen uji dengan eddy current testing. Dari hasil pengujian diketahui bahwa eddy current testing memiliki kecepatan pengujian lebih cepat 0.042 mm/s atau 6.63% dari magnetic particle testing dalam mendeteksi kerusakan permukaan. Hal tersebut dikarenakan eddy current testing tidak memerlukan proses persiapan atau pembersihan permukaan material dan proses demagnetisasi, namun eddy current testing perlu dikalibrasi sebelum digunakan. Kedua pengujian ini memiliki tingkat ketelitian yang sangat baik dalam mendeteksi kerusakan atau cacat permukaan, tetapi eddy current testing dalam penelitian ini tidak dapat menentukan secara tepat ukuran dan kedalaman indikasi tersebut, hanya dapat diperkirakan berdasarkan perbedaan antara sinyal phase dan amplitude suatu indikasi dengan indikasi lainnya. ====================================================================================================== Defect often occurred on welding process, therefore an examination shall be done in order to ensure it’s safe and sound. Magnetic particle testing method is very popular with surface flaw detection. Whereas this method have many limitations connected with low productivity due to time-taking operations such as surface cleaning, low reliability due to the magnetization-demagnetization process, surface condition effect, high costs for bulk material and impossibility to estimate the flaw depth. All these factors motivate the new inspection technology creation possible to enter into competition with magnetic particle method. Eddy current testing method (ECT) can be used for surface flaw detection. The purpose of this research is to analyze speed and precision of examination in comparison between magnetic particle testing (MT) and eddy current testing (ECT). This research was conducted on six test samples having dimension of 300 mm × 130 mm × 6 mm on A36 low carbon steel with surface welding in the middle of test samples and three artificial defect was made with electrical discharge machining (EDM) on weld metal in each test samples. Then test samples were divided into three materials with magnetic particle testing method and three materials with eddy current testing. From the test result it is known that eddy current testing method has better speed examination of 0.042 mm/s or 6.63% than magnetic particle testing method for surface flaw detection. Since eddy current testing doesn’t require either pre surface cleaning or demagnetization on specimen but eddy current testing need calibration before used. The probe frequency and gain settings shall be selected to provide a suitable depth penetration with the material so that the depth of the deepest indication is distinguishable from the next smaller indication. On the other hand, both magnetic particle testing and eddy current testing have an excellent level of precision in detecting surface flaw but eddy current testing in this research can not determine the exact size and depth of these indications, only can be estimated based on the difference between signal phase and amplitude of an indication with other indication.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSPe 620.112 78 Rai s
Uncontrolled Keywords: Eddy Current Testing, Kecepatan, Ketelitian, Magnetic Particle Testing.
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Naval Architecture and Shipbuilding Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 14 Oct 2019 04:23
Last Modified: 14 Oct 2019 04:23
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/71153

Actions (login required)

View Item View Item