Studi Pengaruh Temperatur Dan Waktu Curing Terhadap Sifat Fisik–Mekanik Semen Geopolimer Berbasis Slag Ferronickel

Malik, Yulianti (2016) Studi Pengaruh Temperatur Dan Waktu Curing Terhadap Sifat Fisik–Mekanik Semen Geopolimer Berbasis Slag Ferronickel. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img]
Preview
Text
2714201014-master-theses.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Slag merupakan limbah padat yang masih mengandung beberapa unsur mineral seperti Si dan Al sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dalam pembuatan semen yang dikenal sebagai semen geopolimer melalui proses geopolimerisasi. Dalam proses geopolimerisasi beberapa parameter digunakan untuk memperbaiki sifat fisik dan sifat mekanik geopolimer salahsatunya adalah temperatur dan waktu curing. Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis geopolimer berbahan dasar slag ferronickel dan (NaOH 7 M + Na2SiO3 1,3 M) sebagai pelarut dengan variasi temperatur curing 50, 70 dan 90 oC dan waktu curing 12 dan 24 jam yang bertujuan untuk menganalisa pengaruh temperatur dan waktu curing terhadap sifat fisik-mekanik dan mikrostruktur geopolimer. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa nilai uji serapan air berdasarkan ASTM C-1403 mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya temperatur dan waktu curing, demikian pula dengan nilai densitas mortar berdasarkan ASTM C 905-01, sementara nilai densitas semen geopolimer berdasarkan ASTM C-188 diperoleh nilai maksimum pada temperatur curing 70 oC dengan waktu curing 24 jam sebesar 3,105 g/cm3. Kuat tekan berdasarkan ASTM C-109 juga diperoleh nilai maksimum pada temperatur 70 oC dengan waktu curing 24 jam sebesar 12,16 MPa dengan mikrostruktur permukaan yang lebih merata dibanding pada temperatur lainnya. Pada temperatur yang lebih rendah (50 oC) nilai kuat tekan menurun akibat proses polikondensasi yang tidak sempurna sehingga mengakibatkan adanya retakan mikro pada geopolimer sedangkan pada temperatur yang lebih tinggi (90 oC) geopolimer menjadi keropos akibat banyaknya pori dengan ukuran diameter yang besar sehingga menurunkan nilai kuat tekan yang dilihat berdasarkan hasil pengamatan SEM. ============================================================ Slag is a solid waste which still contains some mineral elements such as Si and Al, so it can be used as an ingredient in the manufacture of cement known as a geopolymer cement through geopolymerization process. In the geopolymerization process, several parameters are used to improve the physical and mechanical properties of geopolymers, one of which is temperature and curing time. This study has been conducted based geopolymer synthesis of ferronickel and slag (NaOH 7 M + Na2SiO3 1.3 M) as a solvent with a curing temperature variation of 50, 70 and 90 °C and the curing time 12 and 24 hours to analyze the effect of temperature and time curing the physical-mechanical properties and microstructure geopolymer. The result showed that the value of the test water uptake by ASTM C-1403 increased with temperature and curing time, as well as the density mortar based on ASTM C 905-01, while the density of cement geopolymer based on ASTM C-188 obtained maximum value at a temperature curing 70 oC with a 24-hour curing time of 3.105 g/cm3. Compressive strength by ASTM C-109 has also obtained the maximum value at a temperature of 70 ° C with a 24-hour curing time of 12.16 Mpa with surface microstructures are more than the other temperature. At lower temperatures (50 °C) the compressive strength decreased due to the process of polycondensation imperfect causing their micro-cracks on geopolymer whereas at higher temperatures (90 °C) geopolymer become brittle due to the many pores with a diameter that is large so that the lower value compressive strength is seen by the SEM observation.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTMt 620.118 Mal s
Uncontrolled Keywords: slag ferronickel, semen geopolimer, temperatur dan waktu curing.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA683 Precast concrete construction. Prestressed concrete construction.
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > 27101-(S2) Master Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 19 Oct 2019 03:56
Last Modified: 19 Oct 2019 03:56
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/71279

Actions (login required)

View Item View Item