Rancang Bangun Sistem Biometrik Iris Berbasis Pencitraan Multispektral

Widhianto, Benedictus Yohanes Bagus (2016) Rancang Bangun Sistem Biometrik Iris Berbasis Pencitraan Multispektral. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2412100116-undergraduate-theses.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Iris biometrik sebagai salah satu sistem pengenal identitas merupakan salah satu jenis sistem biometric yang memiliki akurasi terbaik , tercatat hingga 99% Umumnya sistem iris biometrik menggunakan pencahayaan pada spectrum infra merah untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat penyinaran langsung pada mata. Sedangkan eumelanin sebagai pembentuk iris mata mempunyai radiasi fluoresen yang paling banyak pada spectrum cahaya tampak. Pada penelitian ini dilakukan pendeteksian iris dengan tiga panjang gelombang cahaya 850 nm, 560 nm dan 590 nm untuk keperluan pengenalan digunakan algorithma pendeteksian menggunakan algorithma Daugman dengan ekstraksi fitur menggunakan Gabor wavelet dan pencocokan fitur menggunakan Hamming distance. Hasil fitur dan pencocokan yang dihasilkan akan dianalisa untuk mengenali seberapa perbedaan fitur dan potensi penggunaan multispektral pada sistem biometric untuk meningkatkan akurasi alat dan sebagai pendeteksi keaslian iris. Didapatkan hasil dari analisa silang-kelas pada ketiga panjang gelombang tersebut dimana akurasi terbaik didapatkan oleh kombinasi 850 nm dengan 560 nm dengan akurasi mencapai 98% dengan nilai rata-rata silang-kelas pada 850 nm dengan 560 nm sebesar 0,49. =========================================================== Iris biometric is one of the best biometric that used as an identification system has accuracy that recorded up to 99%. Iris biometric system generally use infra red spectrum for illumination because it reduces inconvenience due to direct illumination. Whereas eumelanin as component of iris has the most fluorescent radiation in visible light spectrum. This research will develop an iris detection with illumination from 3 kind of wavelengths 850 nm, 560 nm dan 590 nm light for iris extraction Daugman algorithm is used and gabor wavelet as feature extraction and matching process with Hamming distance. The results will analyze about how far the different between each feature and its potential for using multispectral in biometric system to improve accuracy and as iris live detection. The best accuracy was obtained from cross-class hamming distance from 850-560 nm,i.e 98%. With cross-class average score 0.49

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSF 621.1361 Wid r
Uncontrolled Keywords: Biometrik iris , Multispektral, Algorithma Daughman
Subjects: Q Science > QC Physics > QC100.5 Measuring instruments (General)
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Physics Engineering > 30201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 23 Oct 2019 08:26
Last Modified: 23 Oct 2019 08:26
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/71368

Actions (login required)

View Item View Item