Pengaruh Waktu Penahanan Proses Kalsinasi Pada Pembuatan Katoda Baterai Litium Dengan Menggunakan Batuan Besi Tanah Laut Sebagai Sumber Ion Fe

Narsisca, Yovanita (2015) Pengaruh Waktu Penahanan Proses Kalsinasi Pada Pembuatan Katoda Baterai Litium Dengan Menggunakan Batuan Besi Tanah Laut Sebagai Sumber Ion Fe. Undergraduate thesis, Institut Teknology Sepuluh Nopember.

[img] Text
1111100060-Undergraduate Thesis.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Pada penelitian ini telah dibuat material katoda LiFePO4/C baterai ion litium. Pembuatan material katoda LiFePO4/C diproses melalui mekanisme solid state. Bahan pembentuk dari material prekursor LiFePO4 adalah Fe3O4 yang berasal dari batuan besi Kalimantan Selatan, (NH4)2HPO4 dan Li2CO3. Bahan pembentuk tersebut dicampur pada ball milling dan disatukan dengan karbon konduktif pada proses kalsinasi 500°C selama 8, 10 dan 12 jam. Hasil yang diperoleh dikarakterisasi menggunakan instrumen X-Ray Diffractometer (XRD), Particle Size Analyzer (PSA), Scanning Electron Microscopy (SEM) serta battery analyzer untuk mengetahui performa baterai. Analisis hasil pengujian XRD dilakukan menggunakan perangkat lunak rietica. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada variasi waktu penahan proses kalsinasi selama 8 dan 10 jam terbentuk fasa olivine (LiFePO4) yang tertingi yaitu sebesar 85,7% dan 88,14%. Adanya peningkatan fasa olivine pada material katoda LFP/C_8h dan 10h yang terbentuk menyebabkan kenaikan nilai kapasitas discharging yang dihasilkan yaitu sebesar 2,4315mAh/g dan 4,7815mAh/g. ========================================================================================================== In this research, LiFePO4/C cathode materials Li-ion batteries has been made. The making of LiFePO4/C cathode materials were synthesized by solid state method. The formation material used in this study is Fe3O4 from iron stone Kalimantan Selatan, (NH4)2HPO4, and Li2CO3. These formation materials mixed in ball milling and disatukan with conductif carbon at calcination process 500°C during 8, 10 and 12 hours. The result was caracterized by X-ray diffractometer instrument (XRD), Particle Size Analyzer (PSA), Scanning Electron Microscopy (SEM), and battery performance was detected by battery analyzer . XRD test results was analysed by rietica software. The analysis showed that the 8 and 10-hour’s holding time variation formed optimum olivine phases that is 85,7% and 88,14%. The increase phases which formed on LFP/C_8h and 10h cathode materials cause increase capacity discharging percentage that resulted was 2,4315mAh/g and 4,7815mAh/g.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSFi 621.312 424 Nar p
Uncontrolled Keywords: batu besi, discharging, katoda, LFP, olivine, solid state, kapasitas
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK2921 Lithium cells.
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Physics > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 04 Nov 2019 02:26
Last Modified: 04 Nov 2019 02:26
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/71554

Actions (login required)

View Item View Item