Modifikasi Perencanaan Gedung Rumah Sakit Umum Pekanbaru Menggunakan Beton Bertulang Dan Sebagian Pratekan

Fahrozi, Ikhsan (2016) Modifikasi Perencanaan Gedung Rumah Sakit Umum Pekanbaru Menggunakan Beton Bertulang Dan Sebagian Pratekan. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3112100705-undergraduate-theses.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Pembangunan Rumah Sakit Umum di Pekanbaru menggunakan desain yang sama dengan Rumah Sakit Umum Koja Jakarta, namun terdapat beberapa bagian yang dimodifikasi. Modifikasi yang dilakukan adalah perubahan bentang balok tanpa kolom pada lantai 16 dan atap yang semulanya memiliki bentang 8 m menjadi 18.9 m, perubahan panjang bentang tanpa kolom dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ruangan rapat dan seminar. Jumlah lantai dari gedung rumah sakit ini adalah 16 lantai dan 1 basemen. Perbedaan jenis tanah dan kelas gempa antara Pekanbaru dan Jakarta juga mengakibtkan adanya perubahan analisa pondasi. Tugas akhir ini meliputi perencanaan struktur sekunder, struktur utama non-pratekan, struktur utama pratekan dan pondasi. Struktur pratekan pada tugas akhir ini menggunakan metode post-tension (paska tarik) dengan sistem penghubung antara balok pratekan dan kolom menggunakan konsol pendek. Gedung Rumah Sakit ini juga direncanakan dengan menggunakan Sistem Ganda. Sistem Ganda merupakan system struktur dimana system portal bekerja bersama dinding geser untuk menahan beban yang bekerja, terutama beban gempa. Modifikasi perencanaan struktur ini dilakukan dengan menggunakan panduan peraturan perencanaan struktur beton untuk bangunan gedung SNI 03-2847-2013, perencanaan v ketahanan gempa SNI 03-1726-2012, SNI 03-1727-2012 dan PPIUG 1983. ============================================================ The development of Pekanbaru Public Hospital using the structural design of Koja Jakarta Public Hospital, but there is some modification. The modification of the structural design is to change the length of the beam from 8m to 18.9m at 16th floor and rooftop, this modification can make an extended room for meeting and seminar. This hospital have 16 floor and 1 basement. The different between soil and earthquake classification also change the foundation form of this building. This final project is included the design of secondary structural, primary non-prestressed structural, and foundation. The prestressed beam method is the post tension method, using the console connection for beam column joint. This Hospital using the dual system method. Dual system method is a combination between frame structure and shear wall structure that working together to resist the force. The modification of the structural design of the building is based on the latest regulations in Indonesia, such as SNI 03- 2847-2013 about the concrete building structure, SNI 03-1727- 2012 about the building resistance of earthquake, SNI-03-1727- 2012 and PPIUG 1983.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSS 690.551 Fah m
Uncontrolled Keywords: Koja Jakarta, Beton pratekan, Post-tension
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture > NA9051 Residential areas. Site planning
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 13 Nov 2019 06:33
Last Modified: 13 Nov 2019 06:33
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/71751

Actions (login required)

View Item View Item