Pengaruh Penambahan Sio2 (X=1,5;2;2,5) Pada Pembentukan Natrium Superionik Konduktor (Na1+Xzr2sixp3-Xo12) Dan Sifat Konduktifitas Ionik Baterai Elektrolit Padat

Errahmah, Syifa’ (2016) Pengaruh Penambahan Sio2 (X=1,5;2;2,5) Pada Pembentukan Natrium Superionik Konduktor (Na1+Xzr2sixp3-Xo12) Dan Sifat Konduktifitas Ionik Baterai Elektrolit Padat. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2712100056-undergraduate-theses.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Energi merupakan isu hangat yang selalu diperlukan inovasi dari tahun ke tahun. Salah satu inovasi di dalamnya adalah bidang material penyimpan, contohnya baterai. Selama 30 tahun, aplikasi dari NASICON (Na1+xZr2SixP3-xO12) lebih kepada sensor gas. Pada penelitian ini, pembentukan NASICON menggunakan metode solgel dari NaOH, SiO2, H3PO4 dan ZrOCl2.8H2O. SiO2 untuk pembentukan NASICON diekstrak dari sekam padi dengan metode acid-leaching. Hasil dari XRD menunjukkan bahwa silika hasil ekstraksi berbentuk amorf. Hasil SEM pada silika memperlihatkan bahwa morfologi silika berporos. Hasil FTIR ekstraksi silika menunjukkan bahwa adanya ikatan Si-O-Si pada sampel. Hasil XRD NASICON menunjukkan bahwa struktur sebelum pemanasan kedua adalah monoklinik, sedangkan setelah melalui proses kompaksi dan pemanasan kembali berstruktur rhombohedral. Hasil LCR menunjukkan bahwa Nyquist Plot dari ketiga komposisi bersifat semikonduktor dengan konduktivitas tertinggi dimiliki oleh NASICON dengan komposisi x=2. ================================================ Energy is an issue that is always necessary and needs to improve in innovation from year to year. One of the innovations in it is the field of repository material, e.g. batteries. For 30 years, the application of the NASICON (Na1+xZr2SixP3-xO12) to the gas sensor. In this study, the formation of the NASICON using sol-gel method of NaOH, SiO2, H3PO4 and ZrOCl2.8H2O. SiO2 to the formation of the NASICON extracted from rice husk with method of acid-leaching. The results of XRD shows that silica is amorphous-shaped extraction results. The SEM results demonstrated that the morphology of silica silica pivots. FTIR results show that the presence of silica extraction bonding Si-O-Si on the sample. The results showed that the NASICON XRD structure before warming the second is monoklinik, whereas after a kompaksi and reheating rhombohedral structured. The results showed that the LCR Nyquist Plot of the three compositions are semiconductors with the highest conductivity is NASICON which is composition of x is 2.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSMt 620.118 Err p
Uncontrolled Keywords: ekstraksi silika, NASICON, solid electrolyte, storage Material
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.9 Composite materials. Laminated materials.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > 28201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 14 Nov 2019 03:01
Last Modified: 14 Nov 2019 03:03
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/71779

Actions (login required)

View Item View Item