Pengaruh Proses Alkali Dan Fraksi Massa Serat Terhadap Morfologi, Kekuatan Lentur Dan Koefisien Absorbsi Suara Komposit Polyurethane/Coir Fiber Pada Komponen Muffler

Sultoni, Yusuf (2016) Pengaruh Proses Alkali Dan Fraksi Massa Serat Terhadap Morfologi, Kekuatan Lentur Dan Koefisien Absorbsi Suara Komposit Polyurethane/Coir Fiber Pada Komponen Muffler. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2712100019-undergraduate-theses.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Komposit merupakan salah satu material yang dikembangkan sebagai penyerap suara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh proses alkali dan fraksi massa terhadap morfologi, stabilitas thermal, kekuatan bending dan nilai koefisien absorpsi suara pada komponen muffler.Penelitian ini menggunakan komposit polyurethane/coco fiber dengan fraksi massa serat sebesar 2,5%, 5% dan 7,5% dan direndam selama 24 jam dengan NaOH. Pengujian absorbsi suara dilakukan dengan metode Tabung Impedansi. Kondisi morfologi dari material diamati dengan menggunakan Scanning Electron Microscopy. Nilai α tertinggi didapatkan pada spesimen PU+5%CFnonalkalinated dan PU+2,5%CFalkalinated dengan nilai 0,444. Polyurethane memiliki kekuatan lentur sebesar 14,1 MPa. Penambahan serat dan proses alkali pada komposit akan menyebabkan kekuatan lentur meningkat. Polyurethane memiliki foam yang bersifat closed cell. Penambahan serat akan menyebabkan foam menjadi tidak teratur dan mengecil. ========================================================= Composite is one of the materials developed as a sound absorber. The purpose of this study was to analyze the effect of alkali process and the mass fraction of the morphology, thermal stability, bending strength and sound absorption coefficient values on this muffler. Material was composite polyurethane / coco fiber by fiber mass fraction of 2,5%, 5% and 7,5 % and soaked for 24 hours with NaOH. Sound absorption testing performed by Impedance Tube method. Conditions morphology of the material was observed using Scanning Electron Microscopy. The highest value obtained on specimens α + 5% CFnonalkalinated PU and PU + 2.5% CFalkalinated with a value of 0.444. Polyurethane has a flexural strength of 14.1 MPa. The addition of alkali in the fiber and composite process would cause increased flexural strength. Polyurethane has a closed cell foam that is. The addition of fiber will cause the foam becomes irregular and shrinking.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSMt 668.423 9 Sul p-1
Uncontrolled Keywords: Komposit, proses alkalisasi, polyurethane, coco fiber
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.9 Composite materials. Laminated materials.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 19 Nov 2019 07:38
Last Modified: 19 Nov 2019 07:38
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/71875

Actions (login required)

View Item View Item