Efektivitas Proses Produksi Ikan Kaleng Msk Dan Msb Dengan Reduksi Waste Melalui Framework Dmaic Metode Lean Six Sigma (Studi Kasus: Pt Maya Muncar)

Wahyuningrum, Niken (2016) Efektivitas Proses Produksi Ikan Kaleng Msk Dan Msb Dengan Reduksi Waste Melalui Framework Dmaic Metode Lean Six Sigma (Studi Kasus: Pt Maya Muncar). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img]
Preview
Text
2512100093-undergraduate-theses-.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

PT Maya Muncar merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang perikanan, terutama di bidang pengalengan ikan. Terdapat dua diantara sepuluh jenis produk PT Maya Muncar yang memiliki jumlah defect paling tinggi yaitu 27% MSK (Maya Sarden Kecil) dan 32% MSB (Maya Sarden Besar) sedangkan lainnya berada di bawah persentase tersebut. Selain defect juga terdapat indikasi adanya waste transportation, waiting, dan inventori WIP pada lantai produksi MSK dan MSB. Penyelesaian permasalahan ini menggunakan metode Lean Six Sigma. Metode ini menggabungkan antara Lean dan Six Sigma dengan cara menghilangkan pemborosan melalui peningkatan terus menerus untuk mencapai tingkat kinerja enam sigma. Sebelumnya akan ditentukan akar permasalahan dari setiap waste dengan metode RCA (Root Cause Analysis) dan kemudian dicari risiko kegagalan dari waste tersebut menggunakan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). FMEA yang memiliki nilai RPN ≥125 dianalisis lebih lanjut dan dikelompokkan sehingga didapatkan alternatif perbaikan. Alternatif perbaikan ini dikombinasikan dan dipilih menggunakan metode Value Management. Terdapat satu kombinasi alternatif terpilih yaitu peningkatan kualitas raw material dan pengurangan defect proses. Implementasi kombinasi kedua alternatif ini memberikan reduksi biaya sebesar Rp 284.138.288,-. ============================================================ PT Maya Muncar is one of fisheries companies, particularly in fish canning. Two of ten its products have highest number of defect, which are 27% at MSK (Maya Sarden Kecil) and 32% at MSB (Maya Sarden Besar). Besides that, there are waste transportation, waiting, and WIP Inventory on MSK and MSB’s production floor. This problem can solved using Lean Six Sigma, which is combining Lean and Six Sigma method by removing waste with continues improvement to reach six sigma performance. This research conducted by root causes of each waste using RCA (Root Cause Analysis). Those causes will be identified its failure of risk using FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Then, value of RPN≥125 will be analyzed and classified into alternative improvements. It will be combined and identified using Value Management method. The best alternatives have chosen by that method are improvement quality of raw material and reducing defect of process. This implemented alternative will reduce cost by Rp284.138.288,00.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSI 658.562 Wah e
Uncontrolled Keywords: Waste, Lean Six Sigma, RCA (Root Cause Analysis), FMEA (Failure Mode and Effect Analysis), Value Management.
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics > HA30.3 Time-series analysis
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering > 26201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 27 Nov 2019 03:53
Last Modified: 27 Nov 2019 03:53
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/72076

Actions (login required)

View Item View Item