Kampung Singgah Produktif : Pemicu Peningkatan Ekonomi Masyarakat Permukiman Kumuh

Sagala, Riama Pamukka Anna Vinilia (2016) Kampung Singgah Produktif : Pemicu Peningkatan Ekonomi Masyarakat Permukiman Kumuh. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img] Text
3212100057-undergraduate-theses-.pdf - Published Version

Download (3MB)

Abstract

Permukiman menjadi kebutuhan manusia yang menampung manusia dalam kehidupan berkeluarga, sosial masyarakat, keberlangsungan hidup sebagai manusia dengan sehat dan dengan segala perilakunya. Gagasan ide awal objek permukiman yang akan menjadi milik masyarakat kumuh Bantaran Kali Jagir ini berawal dari persoalan masih adanya permukiman kumuh di kota Surabaya. Dengan tingginya peningkatan pencapaian masyarakat Surabaya dari segi pendidikan dan Teknologi, ketidakmerataan kualitas hidup masyarakat perlu untuk didegradasi. Kualitas hidup masyarakat yang hidup miskin dapat meningkat dengan pengubahan gaya hidup, tanpa mengurangi jiwa sosial yang sangat positif dalam kehidupan bermasyarakat kampung. Juga menambah peluang masyarakat untuk menambah sumber pemasukan untuk perekonomian mereka. Sebagaimana arsitektur, respon yang diberikan pada fenomena tersebut adalah serangkaian proses penggalian informasi dan penjabaran masalah, yang kemudian menghasilkan kesimpulan bahwa penyediaan objek arsitektur dapat menjadi solusi, dengan tetap mengedepankan kebutuhan dan mengabadikan karakter positif masyarakat kumuh Bantaran Kali Jagir dalam penerapan metode. Objek arsitektur akan muncul dengan segala sistem di dalamnya yang dapat menjadi objek percontohan untuk kasus permukiman-permukiman kumuh Bantaran Kali di kota Surabaya maupun di kota lain yang tidak seharusnya menjadi masalah berlarut di negara Indonesia. =========================================================== Settlements into human accommodate human needs in family life, society, survival as a human being with a healthy life style and with all his behavior. The initial idea of the object settlements that would become slum communities Bantaran Kali Jagir originated from slums’ problems in the city of Surabaya. With the high increase in education and technology achievement of Surabaya society, inequality in the quality of life need to be degraded. People living in poverty can be increased by changing life style. Also add opportunities for communities to increase their sources of income for the economy. As architecture, the response given to this phenomenon is a process of extracting information and translation problems, which then lead to the conclusion that the provision of architectural objects can be a solution, by promoting and perpetuating the positive character of Bantaran Kali Jagir slum communities with implementation of method. Architectural objects will appear with all the systems in it that can be the object of a pilot for the case of slums in the city, because bantaran kali Surabaya and other cities not supposed to be a protracted problem in Indonesia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSA 720.959 82 Ria k
Uncontrolled Keywords: Permukiman, kumuh,sosial,Surabaya,ekonomi, produktif, ekologis
Subjects: N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament
N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Faculty of Architecture, Design, and Planning > Architecture > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 27 Nov 2019 06:03
Last Modified: 27 Nov 2019 06:03
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/72080

Actions (login required)

View Item View Item