Analisa Keselamatan Kerja Pada Proyek Perbaikan Wash Tank Di Stasiun Pengumpul Menggunakan New Approach Risk Analysis - Safety Analysis Of Wash Tank Repair Project At Central Gathering Station Using New Aproach Risk Analysis Methode

Ariyanto, Ika Dasi (2013) Analisa Keselamatan Kerja Pada Proyek Perbaikan Wash Tank Di Stasiun Pengumpul Menggunakan New Approach Risk Analysis - Safety Analysis Of Wash Tank Repair Project At Central Gathering Station Using New Aproach Risk Analysis Methode. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
9111202710-Master Thesis.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Tangki penimbun (Storage Tank) merupakan salah satu fasilitas yang sangat penting pada pengolahan minyak mentah karena sebagai tempat pengumpul minyak dari sumur minyak. Perbaikan tangki harus dilakukan secara tepat untuk menghindari terjadinya gangguan pada distribusi pengolahan minyak. Potensi bahaya pada saat perbaikan Tangki cukup tinggi sehingga pengendalian risiko yang benar dan tepat perlu dilakukan untuk menghindari kerugian biaya, waktu, dan mutu. Tujuan utama dari penelitian ini adalah membuat kerangka manajemen risiko yang terintegrasi pada proyek perbaikan tangki dengan menganalisa risiko-risiko dan mendapatkan tingkat risiko serta membuat respon risiko. Penelitian ini dilakukan pada proyek perbaikan tangki penimbun Wash Tank 6000 barrel di pusat stasiun pengumpul pengolahan minyak di PT. XYZ. Metode penelitian meliputi identifikasi risiko dengan pengumpulan data yang terdiri dari data sekunder dan data primer. Data primer dari focus grup discussion (FGD), kuisioner dan wawancara dengan ahli (expert judgment), tim inti proyek serta tim terkait. Data sekunder dari data perusahaan dan penelitian sebelumnya. Data tersebut dianalisa dengan metode Pair Wise Comparison - Analytical Hierarcy Process (AHP) dan Risk Matrix untuk menentukan tingkat risiko. Pair Wise Comparison digunakan untuk mencari bobot dari risiko yang mungkin terjadi, sedangkan Risk Matrix untuk mengetahui kemungkinan kejadian dan dampaknya. Hasil penelitian menunjukkan risiko paling tinggi adalah proses perbaikan Wash Tank adalah perbaikan rafter dan roof dengan bobot risiko 41,56%. Hasil penilaian Risk Level pada 5 besar kejadian yang kemungkinan terjadi pada perbaikan Wash Tank adalah risiko terjatuh pada saat melakukan perbaikan rafter dan roof, dengan nilai Risk Level 24,81%, terjatuh pada saat proses coating (internal & external coating pada ketinggian), dengan nilai Risk Level 6.18%, tersengat listrik pada saat proses perbaikan rafter dan roof, dengan nilai Risk Level 6,02%, terbakar karena pengelasan pada saat proses perbaikan rafter dan roof, dengan nilai Risk Level 5,47%, dan terjatuh dari atap pada saat proses pemasangan blower di main hole roof, dengan nilai Risk Level 4,76%. ======================================================================================================================== Storage Tank is one of the very important facilities for the processing of crude oil as the oil collector of oil wells. Tank repair must be done properly to avoid interference with the distribution of oil processing. Potential hazards while tank repair is very high, so that the proper risk control to be done to avoid loss of the cost, time and quality. The main objective of this research is to create an integrated risk management framework in tank repair project by analyzing the risks and gain the level of risk and make risk response. This research object method is 6000 BBLs Wash Tank project repair program at central gathering station in PT. XYZ. Research methods will include risk identification with data collection consist of secondary and primary data. Primary data obtained from focus group discussions (FGD), questionnaires and interviews with experts, the core project team and associated team. Secondary data obtained from the company's data and results of previous studies. The data was analyzed by the Pair-Wise Comparison part of AHP (Analytical Hierarcy Process) methode and the Risk Matrix to determine the level of risk in the Wash Tank improvement process. Pair Wise Comparison used to find the weights of the risks and the Risk Matrix to determine the likelihood of occurrence and impact. Result of the research wich highest risk of Wash Tank repair is rafter and roof repair with 41,56% weight of risk. Risk assessment results of the worst 5 events at repair Wash Tank are the risk of falling during rafter and roof repairs, with Risk level value 24,81%, fell during the process of coating (internal & external coating in height), with Risk level value 6.18%, electric shock during the process of repair and roof rafters, with Risk level value 6,02%, burns during the process of welding repairs and roof rafters, with Risk level value 5,47%, and fell from the roof during the installation of the main blower in roof mainhole, with Risk level value 4,76%.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTMT 620.86 Ari a
Uncontrolled Keywords: Analytical Hieracy Process (AHP), Risk Management, Pair Wise Comparison, Risk Matrix, Risk Level, Storage Tank, Wash Tank, Analytical Hieracy Process (AHP), Manajemen Risiko, Pair Wise Comparison, Risk Matrix, Risk Level, Tangki Penimbun Wash Tank.
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T55 Industrial Safety
Divisions: 61101-Magister Management Technology
Depositing User: ansi aflacha
Date Deposited: 03 Dec 2019 08:33
Last Modified: 03 Dec 2019 08:33
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/72172

Actions (login required)

View Item View Item