Pemanfaatan bottom ASH dan sugar cane bagasse ASH (SCBA) untuk pembuatan paving geopolimer

Prihandini, Rahmalia Eka (2015) Pemanfaatan bottom ASH dan sugar cane bagasse ASH (SCBA) untuk pembuatan paving geopolimer. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3113105019-Undergraduate_Thesis.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

PT. Kasmaji Inti Utama (PT. KIU) adalah sebuah pabrik kimia yang memproduksi sodium silikat, menggunakan batu bara untuk bahan bakar sehingga menghasilkan bottom ash sebagai limbahnya. Bottom ash (abu dasar) merupakan sisa hasil proses pembakaran batu bara yang mempunyai ukuran partikel lebih besar dan berat daripada fly ash. Dalam penelitian ini, bottom ash dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan paving geopolimer dengan beberapa penambahan variasi dari SCBA (abu ampas tebu). Perbandingan komposisi yang digunakan antara lain pasta (bottom ash dan larutan alkali) dengan agregat adalah 30:70, bottom ash dengan larutan alkali adalah 70:30, larutan alkali dari Na2SiO3 dan NaOH 14M adalah 2,5:1, serta penambahan air sebesar 5/30 bagian dari larutan alkali yang dipakai. Serta dilakukan perbandingan antara pembuatan secara manual dan masinal. Didapatkan hasil bahwa paving manual lebih baik dari paving masinal. Diketahui bottom ash pada paving masinal (0,117 MPa) memiliki kualitas lebih jelek dari paving manual (0,125 MPa) setelah diuji reaktivitas. Dari paving manual diperoleh kesimpulan semakin tinggi penambahan variasi SCBA maka kualitas paving semakin baik. Kuat tekan cenderung meningkat, ketahanan terhadap aus meningkat, dan daya serap air lebih kecil. Pengaruh curing dengan suhu 60°C juga dapat meningkatkan hasil kuat tekan sebesar 11,666 MPa, sedangkan non curing sebesar 9,501 MPa pada umur 28 hari dengan variasi SCBA 25%. Namun berdasarkan SNI 03-0691-1996 tentang paving block, dari enam variasi paving geopolimer tidak ada satupun yang memenuhi persyaratan. Jika disesuaikan berdasarkan SNI 03-0349-1989 tentang bata beton untuk pasangan dinding, paving geopolimer dengan variasi SCBA 0%, 15%, 20%, 25%, dan 30% masuk dalam klasifikasi mutu II. Sedangkan variasi SCBA 35% masuk dalam klasifikasi mutu I. ========================================================================================================== PT. Kasmaji Inti Utama (PT. KIU) is a chemical factory which produces bottom ash as waste. Bottom ash is a by-product of coal combustion. It has larger and denser particle size than fly ash. Sugar cane bagasse ash (SCBA) is a by-product material of sugar process in the factory. With bottom ash, SCBA is used as base material of paving geopolymer. Mix design of paving geopolymer are prepared with a ratio of paste to aggregate is 30:70, ratio of bottom ash to alkali is 70:30, and the alkali solution from NaOH 14M to sodium silicate was 1:2,5. The addition of water is 5/30 part from alkali weight. This research compares mechanical properties of paving using automatical machine and manual machine. Paving geopolymer produced with manual process is better than using automatical process. It was because of bottom ash which was used in paving geopolymer had different quality between manual and automatical process. Reactivity of bottom ash for automatical process was less than manual ones. Paving with manual process has higher quality when more SCBA was added. Compressive strength and abrassive ability increased, and water absorbtion decreased. Effect of curing at temperature 60°C improved compressive strength about 11,7 MPa. Meanwhile compressive strength for non-curing about 9,5 MPa at 28 days with 25% of SCBA as bottom ash substitution. According to SNI 03-0691-1996 on paving blocks, among six variations of paving geopolymer there none met the requirement. Based on SNI 03-0349-1989 about concrete brick wall, paving geopolymer with variations of SCBA 0%, 15%, 20%, 25%, and 30% was classified as quality II. While variations SCBA 35% was classified as quality I.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSS 624.183 4 Pri p
Uncontrolled Keywords: paving, geopolimer, bottom ash, SCBA, curing, non curing
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA683 Precast concrete construction. Prestressed concrete construction.
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: - Taufiq Rahmanu
Date Deposited: 09 Dec 2019 03:21
Last Modified: 09 Dec 2019 03:21
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/72296

Actions (login required)

View Item View Item