Pemodelan Sebaran Kualitas Air Estuari Wonorejo Dan Dampaknya Terhadap Ekosistem Perairan Estuari

Sakinah, Wazirotus (2016) Pemodelan Sebaran Kualitas Air Estuari Wonorejo Dan Dampaknya Terhadap Ekosistem Perairan Estuari. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img] Text
4114205005-master-theses-.pdf - Published Version

Download (4MB)

Abstract

Estuari merupakan muara dari zat-zat buangan yang dibawa aliran. Namun, estuari juga memiliki kemampuan daur ulang zat hara yang cepat oleh berbagai jenis organisme penghuninya hingga kemampuannya dalam memproduksi detritus dan memanfaatkan zat hara yang terpendam jauh di dasar dengan adanya aktivitas mikroba. Estuari yang cukup besar di Surabaya adalah muara sungai Wonorejo yang juga merupakan kawasan konservasi. Namun banyaknya konversi lahan mangrove menjadi tambak dengan air buangannya yang mengalir di estuari Wonorejo hingga pencemaran yang pekat di sungai sebelah estuari Wonorejo memunculkan masalah kualitas air di perairan tersebut. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi parameter kualitas air di muara sungai Wonorejo, mengetahui apakah kualitas air di muara sungai Wonorejo sudah memenuhi standar baku mutu air laut, dan mengetahui pengaruh kualitas air di muara sungai Wonorejo terhadap ekosistem estuari sehingga dapat disusun strategi pengelolaan wilayahnya. Model hidrodinamika dan kualitas air dengan menggunakan perangkat lunak MIKE 21 modul hidrodinamika dan ECO Lab digunakan untuk meneliti distribusi parameter kualitas air di muara sungai Wonorejo. Analisa pengaruh kualitas air terhadap ekosistem perairan estuari juga dilakukan untuk dasar penyusunan strategi pengelolaan wilayah. Hasil yang diperoleh adalah konsentrasi DO memiliki rentang 5,26 - 5,72 mg/L saat pasang dan 5,027 - 5,65 mg/L saat surut, berdasarkan literatur konsentrasi ini dapat menyebabkan pertumbuhan udang terganggu. Konsentrasi BOD memiliki rentang 1,7 – 7 mg/L saat pasang dan 2,2 – 6,9 mg/L saat surut, konsentrasi ini menunjukkan BOD masih berada pada kriteria aman. Konsentrasi fosfat 0,01 – 0,2 mg/L saat pasang dan 0,011 mg/L – 0,201 mg/L saat surut, konsentrasi ini menunjukkan bahwa kondisi perairan di estuari Wonorejo termasuk dalam kategori subur. Konsentrasi fenol memiliki rentang 7×10−6 – 0,1 mg/L saat pasang dan 1×10−5 – 0,099 mg/L saat surut, menurut literatur, konsentrasi ini menyebabkan kerusakan pada sistem pernafasan Crustacea dan kematian kerang. Strategi pengelolaan wilayah di sungai dan pesisir perairan estuari Wonorejo dilakukan dengan melibatkan masyarakat, stakeholder dan pengembang. ============================================================ Estuary becomes the mouth of wastewater which was carried by river. However, estuarine organisms have ability to recycle nutrients in estuary rapidly and it can reproduce detritus. Wonorejo river estuary is a wide estuary in Surabaya. It becomes mangrove conservation area. Many land conversion from mangroves to ponds when the effluent passes through Wonorejo estuary to the strong pollution from neighbor river make a problem of water quality. Based on this situation, the aim of this study is to find distribution of water quality in Wonorejo river estuary, to know water quality standard based on the quality standard criteria, and to know the effect of water quality Wonorejo river estuary into estuarine ecosystem so that the strategy of coastal and estuary management can be created. A hydrodynamic and water quality model with MIKE 21 Hydrodynamics and ECO Lab module are used to examine distribution of water quality parameters in Wonorejo river estuary. Analyze the impact of water quality on estuarine ecosystem is used to create the strategy of zone management. DO concentration has interval 5,26 - 5,72 mg/L at high tide and 5,027 - 5,65 mg/L at low tide. Based on literature, this concentrations can make shrimps growth bothered. BOD concentration has interval 1,7 – 7 mg/L at high tide and 2,2 – 6,9 mg/L at low tide, this concentration shows that BOD still in safe criteria. Phosphate concentration 0,01 – 0,2 mg/L at high tide and 0,011 mg/L – 0,201 mg/L at low tide, this concentration shows that Wonorejo estuary is fertile waters. Phenol concentration has interval 7×10-6 – 0,1 mg/L and 1×10-5 – 0,099 mg/L at low tide. Based on literature, this concentration cause damage to the respiratory system of Crustacea and clams death. Strategy of zone management in river and coastal of Wonorejo estuary are involving communities, stakeholders, and developers.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTKe 628.168 Sak p
Uncontrolled Keywords: Kualitas air, muara kali Wonorejo, MIKE 21.
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD420 Water pollution
Divisions: Faculty of Marine Technology > Ocean Engineering > (S2) Master Theses
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 09 Dec 2019 06:03
Last Modified: 09 Dec 2019 06:03
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/72300

Actions (login required)

View Item View Item