Evaluasi Dan Perancangan Perbaikan Kualitas Layanan Pada Unit Pengembangan Umkm: Studi Kasus Community Development Center Telkom Witel Surabaya Selatan

Wahyudin, Rizal Satria (2020) Evaluasi Dan Perancangan Perbaikan Kualitas Layanan Pada Unit Pengembangan Umkm: Studi Kasus Community Development Center Telkom Witel Surabaya Selatan. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 09111640000011-Udergraduate_Thesis.pdf] Text
09111640000011-Udergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Peran Business Development Service Provider (BDS-P) dalam membantu mengembangkan dan meningkatkan daya saing UMKM telah banyak dirasakan oleh UMKM. UMKM yang mengikuti program atau pembinaan oleh BDS-P akan mendapatkan keterampilan baru. Namun demikian, BDS-P sering kali gagal dalam menyediakan program atau layanan sesuai dengan kebutuhan dari UMKM ditengah kondisi lingkungan yang sangat dinamis. Community Development Center (CDC) Telkom Witel Surabaya Selatan merupakan BDS-P yang dimiliki oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk yang dibentuk dengan tujuan untuk melaksanakan pembinaan UMKM di daerah Surabaya. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dan memberikan rekomendasi perbaikan layanan karena CDC Telkom Witel Surabaya Selatan terakhir kali melakukan evaluasi layanan pada tahun 2017. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu Importance Performance Analysis (IPA) dan House of Quality (HoQ). Data pada penelitian ini diperoleh dari 60 UMKM binaan pada periode Januari – September 2019. Hasil Importance Performance Analysis diketahui bahwa terdapat lima atribut yang berada dalam kuadran I. Atribut tersebut terdiri dari: 1) akses untuk memasarkan produk secara online, 2) akses untuk mempertemukan UMKM dengan potensial buyer (pembeli), 3) edukasi untuk mengelola social media, 4) edukasi untuk menggunakan aplikasi penunjang kegiatan usaha, 5) bantuan dalam pembuatan logo, desain kemasan, dan foto produk. Atribut – atribut yang terdapat pada kuadran ini perlu mendapatkan prioritas perbaikan oleh CDC Telkom Witel Surabaya Selatan. Berikutnya, berdasarkan hasil analisis house of quality diperoleh tujuh prioritas rekomendasi perbaikan dengan tiga prioritas teratas yaitu UMKM binaan mendapatkan akun untuk berjualan melalui e-commerce milik Telkom Indonesia (Blanja.com) untuk menjual produk UMKM binaan secara online, melakukan workshop tentang tata cara mengelola platform e-commerce Blanja.com kepada UMKM binaan dan melakukan kerjasama dengan PT Infomedia Nusantara untuk memberikan workshop tentang pengelolaan sosial media untuk bisnis (Instagram, Facebook, Twitter, Youtube).
=========================================================
The role of business development service provider (BDS-P) to helps, develop and improve the competitiveness of micro, small, medium enterprises (MSMEs) has been widely accepted by MSMEs. MSMEs will gain new skills from the training and enrichment program provided by business development service provider so that, MSMEs can continue to survive in unstable conditions. However, BDS-P often fails to provide programs or services according to the needs of MSMEs. Community Development Center (CDC) Telkom Witel Surabaya Selatan is a BDS-P owned by PT Telekomunikasi Indonesia Tbk with the aim of carrying out the development of MSMEs in the Surabaya area. This study was conducted to evaluate and providing suggestions for improving service quality because CDC Telkom Witel Surabaya Selatan last conducted a service evaluation in 2017. This study used two methods namely Importance Performance Analysis (IPA) and House of Quality. Data in this study was obtained by conducting a survey of 60 MSMEs in the period January - September. The results of Importance Performance Analysis (IPA) revealed that there were five attributes in quadrant I. These attributes consist of: 1) access to market online product, 2) access to bring MSMEs to potential buyers, 3) education how to manage social media, 4) education how to use applications to support business activities, 5) assistance in making logos, designs packaging and photo product. The attributes in this quadrant (quadrant I) need to get priority improvement by CDC Telkom Witel Surabaya Selatan. Based on the results of the House of Quality (HoQ). There are seven priority recommendations can be used to meet the voice of customer. The top three priorities of technical response are get an account to sell through e-commerce owned by Telkom Indonesia (Blanja.com) to sell MSME products online, conduct workshops on procedures for managing Blanja.com e-commerce platforms for MSMEs and Cooperate with PT Infomedia Nusantara to provide workshops on managing social media for businesses (such as Instagram, Facebook, Twitter, Youtube).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Business Development Service Provider, House of Quality, Importance Performance Analysis, Kualitas Layanan
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD1393.25 Business enterprises
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD31 Management--Evaluation
Divisions: Faculty of Business and Management Technology > Business Management > 61205-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Rizal Satria Wahyudin
Date Deposited: 30 Dec 2021 04:38
Last Modified: 30 Dec 2021 04:38
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/73273

Actions (login required)

View Item View Item