Pengembangan Ad-Hoc On Demand Distance Vector (AODV) Dengan Konsep Probabilitas Connectivity-Aware Pada Mobile Ad-Hoc Network (MANET)

Sechan, Maulana (2020) Pengembangan Ad-Hoc On Demand Distance Vector (AODV) Dengan Konsep Probabilitas Connectivity-Aware Pada Mobile Ad-Hoc Network (MANET). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 05111540000059-Undergraduate_Thesis.pdf]
Preview
Text
05111540000059-Undergraduate_Thesis.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Ad-hoc routing protocol memiliki tiga klasifikasi dalam penentuan rutenya yaitu reactive protocol, proactive protocol, dan hybrid protocol. AODV (Ad-hoc On demand Distance Vector) termasuk ke dalam reactive protocol, sebuah protokol yang hanya akan membuat rute ketika node sumber membutuhkannya. AODV memiliki dua fase, yaitu route discovery dan route maintenance. Route discovery digunakan untuk meminta dan meneruskan informasi rute hingga sampai ke destinasi yang terdiri dari proses pengiriman Route Request (RREQ) dan Route Reply (RREP). Sedangkan route maintenance digunakan untuk mengetahui informasi adanya kesalahan pada rute, jika terjadi kesalahan maka akan terjadi proses pengiriman Route Error (RERR). Salah satu penerapan AODV yaitu pada lingkungan MANET (Mobile Ad-hoc Network). MANET sendiri merupakan sebuah teknologi WLAN (Wireless Local Area Network) yang tidak memerlukan infrastrukstur dalam jaringan sehingga mempermudah pemakai (user) dalam berkomunikasi dengan memanfaatkan keberadaan mobile device yang dimilikinya, sehingga sangat cocok diterapkan pada daerah yang memiliki kekurangan dalam hal infrastruktur telekomunikasi. Tetapi pada saat penerapannya, topologi MANET sering berubah dengan cepat ketika node bergerak bebas tanpa batasan dalam hal arah atau mobilitas. Beberapa node yang memiliki kecepatan tinggi dan arah yang berbeda akan menyebabkan tautan nirkabel antar simpul-simpul yang ada sering mengalami kerusakan dan kadaluwarsa. Sedangkan untuk membangun kembali koneksi nirkabel memerlukan pembanjiran jaringan dengan sejumlah besar paket kontrol yang dapat mempengaruhi kinerja jaringan. Pada Tugas Akhir ini, mengusulkan suatu solusi untuk menghadapi hal tersebut. Yaitu dengan skema probabilistik yang memanfaatkan vektor kecepatan pengirim dan penerima untuk menghitung sudut 0 di antara mereka yang nantinya digunakan untuk mengatur probabilitas siaran ulang, serta ambang batas penghitung dengan waktu yang sesuai. Tujuan utama dari solusi ini adalah dengan memprioritaskan transmisi node dengan kecepatan yang sama untuk menjamin bahwa hanya node yang paling stabil yang berpartisipasi dalam fase penemuan rute demi menghindari fenomena pemutusan hubungan yang sering terjadi. Dari hasil uji coba, AODV yang dimodifikasi pada skenario node yaitu skenario dengan jumlah node 20, 40 hingga 200 serta luas area uji 1000m x 1000m luas persegi dan kecepatan maksimum acak 20 m/s, serta skenario speed yaitu skenario dengan jumlah node 100 serta luas area uji 1000m x 1000m luas persegi dan kecepatan maksimum acak 5, 20 sampai 100 m/s. Pada skenario node berhasil meningkatkan nilai rata-rata Packet Delivery Ratio (PDR) hingga 10,67%, End-To-End Delay naik hingga 4,55% dan penurunan nilai rata-rata Routing Overhead (RO) hingga 21,8%.. Sedangkan pada skenario speed berhasil meningkatkan nilai rata-rata Packet Delivery Ratio (PDR) hingga 21,64%, menurunkan nilai End-To-End Delay hingga 11,2% dan penurunan nilai rata-rata Routing Overhead (RO) hingga 16,51%.
=================================================================================================================================
Ad-hoc routing protocol has three classifications in determining its route, namely reactive protocol, proactive protocol, and hybrid protocol. AODV (Ad-hoc On demand Distance Vector) is included in the reactive protocol, a protocol that will only route when the source node needs it. AODV has two phases, namely route discovery and route maintenance. Route discovery is used to request and forward route information up to the destination which consists of the process of sending Route Request (RREQ) and Route Reply (RREP). While route maintenance is used to find out information about an error on the route, if an error occurs, the sending error route (RERR) will occur. One application of AODV is in the MANET (Mobile Ad-hoc Network) environment. MANET itself is a WLAN (Wireless Local Area Network) technology that does not require infrastructure in the network making it easier for users to communicate by utilizing the presence of their mobile devices, so it is very suitable to be applied in areas that have deficiencies in telecommunications infrastructure. x But at the time of its application, the MANET topology often changes rapidly when the node moves freely without restrictions in terms of direction or mobility. Some nodes that have high speeds and different directions will cause wireless links between existing nodes to often be damaged and expired. Meanwhile, to re-establish a wireless connection requires flooding the network with a large number of control packets that can affect network performance. In this Final Project, proposes a solution to deal with this. Namely with a probabilistic scheme that utilizes the sender and receiver velocity vectors to calculate the angle between them which will be used to adjust the probability of rebroadcast, as well as the counter threshold with the appropriate time. The main objective of this solution is to prioritize the transmission of nodes at the same speed to ensure that only the most stable nodes participate in the route discovery phase in order to avoid the frequent termination phenomena. From the test results, the AODV modified in the node scenario is a scenario with a number of nodes 20, 40 to 200 and a test area of 1000m x 1000m square area and a maximum random speed of 20 m / s, and a speed scenario that is a scenario with a number of node 100 and area test area of 1000m x 1000m square area and maximum random speed of 5, 20 to 100 m / s. In the scenario the node succeeded in increasing the average value of Packet Delivery Ratio (PDR) to 10.67%, End-To-End Delay increased to 4.55% and decreased the average value of Routing Overhead (RO) to 21.8%. Whereas the speed scenario succeeded in increasing the average value of Packet Delivery Ratio (PDR) to 21.64%, reducing the End-To-End Delay value by 11.2% and decreasing the average value of Routing Overhead (RO) to 16, 5%

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSIf 004.62 Sec p-1 2020
Uncontrolled Keywords: MANETs, AODV, Probabilitas, Connectivity-aware, Unreliable Node, Reliable Node, Kecepatan
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T58.5 Information technology. IT--Auditing
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Informatics Engineering > 55201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Maulana Sechan
Date Deposited: 29 Apr 2024 06:17
Last Modified: 29 Apr 2024 06:17
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/73841

Actions (login required)

View Item View Item