Pemodelan Simulasi Diskrit Untuk Merumuskan Kebijakan Penentuan Jumlah Dan Penugasan Automated Guided Vehicle Pada Automated Container Terminal PT Terminal Teluk Lamong

Putri, Rezqi Andithika (2016) Pemodelan Simulasi Diskrit Untuk Merumuskan Kebijakan Penentuan Jumlah Dan Penugasan Automated Guided Vehicle Pada Automated Container Terminal PT Terminal Teluk Lamong. Undergraduate thesis, Institut Technology Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 2512100160-Undergraduate_Thesis.pdf]
Preview
Text
2512100160-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Meningkatnya jumlah container di Indonesia menuntut terminal container untuk
bekerja secara efisien. Terminal container dengan sistem yang didisain
semiotomatis diharapkan dapat menampung tingginya demand container
tersebut. Terminal Teluk Lamong merupakan terminal container semiotomatis
pertama yang berada di Indonesia. Tingkat efisiensi dari terminal container dapat
dihitung dari lama waktu kapal bersandar pada berthing area untuk melakukan
proses bongkar dan muat. Oleh karena itu strategi penugasan moda transportasi
internal sangat penting untuk diperhatikan. Terminal Teluk Lamong
menggunakan Automated Guided Vehicle sebagai moda transportasi internal
area terminal. Penelitian ini akan meneliti strategi penugasan AGV yang sesuai
untuk diterapkan pada kondisi Terminal Teluk Lamong saat ini. Berdasarkan
pengamatan yang dilakukan, Terminal Teluk Lamong memiliki 50 AGV namun
hanya 35 AGV yang beroperasi setiap harinya dengan mengalokasikan 7 AGV
untuk setiap crane. Penelitian ini menggunakan metode simulasi diskrit dengan
menggunakan software ARENA untuk mencari strategi penugasan AGV mana
yang sesuai untuk diterapkan pada Terminal Teluk Lamong. Terdapat dua
skenario strategi penugasan AGV yang akan diuji pada penelitian ini,
diantaranya adalah skenario penugasan dedicated AGV berdasarkan berthing
area dan strategi penugasan undedicated AGV. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukan strategi penugasan AGV yang efektif dan efisien, dan menentukan
jumlah AGV untuk memenuhi demand Terminal Teluk Lamong. Dari penelitian
yang dilakukan diperoleh bahwa strategi penugasan AGV yang efektif dan
efisien adalah strategi penugasan undedicated AGV, dimana pada strategi ini
AGV dapat melayani job pada seluruh berthing area. Sedangkan untuk jumlah
AGV masing-masing demand disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki
Terminal Teluk Lamong. Biaya yang dipertimbangkan adalah biaya investasi,
biaya maintenance, biaya asuransi, biaya bahan bakar, dan pajak dari AGV,
dimana semakin banyak jumlah AGV yang digunakan maka semakin besar biaya
yang harus dikeluarkan oleh Terminal Teluk Lamong
========================================================================================================
Increasing amount of containers in Indonesia area requires container terminal to
work efficiently. Container terminal with semiautomatic designed system is
expected to accomodate the high demand rate of containers. Terminal Teluk
Lamong is the first semiautomatic container terminal in Indonesia. Efficiency
rate of the container terminal is calculated as berthing time of ship in berthing
area to execute loading and unloading processes. Consequently, internal
transportation mode assignment strategy is substantial. Terminal Teluk Lamong
uses Automated Guided Vehicle as internal transportation mode in terminal area.
This research analyze the suitable AGV assignment to apply in existing
condition of Terminal Teluk Lamong. Based on observation performed,
Terminal Teluk Lamong has 50 AGVs but only 35 AGV perform daily tasks
with 7 AGV allocated for each crane. This research conducts discrete simulation
methode using ARENA software to determine suitable AGV assignment
strategy. There are two AGV assignment strategy scenarios examined in this
research, dedicated AGV assignment based on berthing area and undedicated
AGV assignment. This research is intented to determine effective and efficient
AGV assignment strategy and to determine the amount of AGV needed to fulfill
the demand for Terminal Teluk Lamong. From this research, undedicated AGV
assignment strategy is found effective and efficient, while AGV is able to
perform tasks for whole berthing area. In the other hand, the amount of AGV
needed for each demand rate is conformed with budgets provided by Terminal
Teluk Lamong. Costs to be considered are investment cost, maintenance cost,
insurance, fuel cost, and AGV tax, which states the higher amount of AGV used
will affect to higher cost to spend by Terminal Teluk Lamong.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSI 658.403 52 Put p
Uncontrolled Keywords: Automated Guided Vehicle, Strategi Penugasan, ARENA, container.
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T57.62 Simulation
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Industrial Engineering > 26201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 14 Feb 2020 03:37
Last Modified: 14 Feb 2020 04:17
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/74937

Actions (login required)

View Item View Item