Studi Perilaku Sambungan Balok–Kolom Dengan Reduced Beam Sections (Rbs) Menggunakan Software Elemen Hingga

Kristanto, Daud (2015) Studi Perilaku Sambungan Balok–Kolom Dengan Reduced Beam Sections (Rbs) Menggunakan Software Elemen Hingga. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3112202005-Master_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Gempa di Northridge pada tahun 1994 dan gempa di Kobe pada tahun 1995 menyebabkan kerusakan pada sambungan sistem rangka pemikul momen untuk baja. Akibat kejadian tersebut maka dilakukan banyak penelitian mengenai desain sambungan balok – kolom. Sambungan untuk balok – kolom berdasarkan penyambungnya adalah sambungan baut, las, maupun keduanya. Reduced Beam Section (RBS) memiliki tiga jenis varian potongan yaitu RBS with straight reduced section, RBS with tapered cut reduced section, RBS with radius reduced section. Hasil perhitungan gaya – gaya dalam dan tegangan lentur untuk varian RBS tersebut yang akan kita bandingkan antara satu dan yang lain. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui parameter dan variabel yang digunakan pada pemodelan RBS radius cut agar hasil pemodelan mendekati hasil dari eksperimen (Lee et. al. 2004), serta membandingan gaya – gaya dalam dan tegangan lentur varian RBS yang lain. Untuk menghitung gaya – gaya dalam dan tegangan lentur yang terjadi pada RBS maka akan digunakan metode Finite Element Method (FEM) dengan bantuan software berbasis elemen hingga. Profil yang digunakan dalam penelitian ini akan disamakan dengan yang telah dilakukan sebelumnya yaitu kolom WF 400 x 400 x 13 x 21 dan balok IWF 600 x 200 x 11 x 17. Untuk ukuran RBS tipe radius cut dengan dimensi a = 150 mm, b = 450 mm, and c = 40 mm. Rasio gaya geser pada pemodelan RBS-R yang merupakan hasil eksperimen memiliki nilai VRBS/Vy sebesar 0.71 dan VRBS/Vp sebesar 0.66 dimana yang mendekati adalah pemodelan menggunakan doubling 5 mm dengan nilai VRBS/Vy sebesar 0.744 dengan persentase perbandingan sebesar 104.79% sedangkan untuk nilai VRBS/Vp sebesar 0.6598 dengan persentase perbandingan sebesar 99.97%. Dari hasil perbandingan dengan RBS-R sebagai acuan dapat dilihat bahwa untuk mencapai nilai displacement yang sama RBS-T membutuhkan gaya-gaya dalam lebih besar dari RBS-R dengan persentase 0.29% lebih tinggi, sementara RBS-D menghasilkan gayagaya dalam dengan persentase 4.18% lebih rendah dibandingkan RBS-R sedangkan nilai tegangan paling kecil didapat pada RBS-D dengan tegangan lentur sebesar 350.926 MPa kemudian nilai tegangan kedua didapat pada RBS-T sebesar 352.891 MPa dan tegangan terbesar dari RBS-R sebesar 358.163 MPa. ================================================================================================== Northridge Earthquake at 1994 and Kobe earthquake at 1995 cause massive damage to beam-column connection design. As a result of the incident then some reseracher do a lot of research on the design of the beam-column connection. Some of beam - column connection are bolt connection, welding, or both There is three kind variant of Reduced Beam Section (RBS) connection named RBS with straight reduced section, RBS with tapered cut reduced section, RBS with radius reduced section. The result of moment, shear, and bending stress for every RBS variant will be compared one after another. This experiment purpose was to determine the parameters and variables used in RBS radius cut model so that the results of the model can approach the results of experiments (Lee et. Al. 2004), as well as comparing the moment, shear, and bending stress for other variants RBS. To calculate the moment, shear, and bending stress that occurs in RBS will be used finite element method (FEM) with the help of the finite element-based on software. Profiles used in this study will be equated with that have been done before and the column using WF 400 x 400 x 13 x 21 and the beam using IWF 600 x 200 x 11 x 17. For the measure of RBS radius cut type using dimensions a = 150 mm, b = 450 mm, and c = 40 mm. The ratio of shear force on RBS-R model which is the result of the experiment has value VRBS/Vy of 0.71 and VRBS/Vp of 0.66 where the approaching value is the model using 5 mm with doubling and the value VRBS/Vy by 0744 with the percentage ratio of 104.79%, while the value for VRBS/Vp ratio of 0.6598 with the percentage of 99.97%. From the comparison with the RBS-R as a reference can be seen that to achieve the same displacement RBS-T requires internal forces greater than the RBS-R with 0.29% higher percentage, while the RBS-D generate forces 4.18% lower percentage than the RBS-R while the smallest stress value obtained at RBS-D with bending stress of 350.926 MPa then the second stress value obtained at RBS-T amounted to 352 891 MPa and the greatest stress from the RBS-R amounted to 358 163 MPa.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTS 624.177 25 Kri s
Uncontrolled Keywords: balok-kolom, reduced beam section, finite element method
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA683 Precast concrete construction. Prestressed concrete construction.
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Yeni Anita Gonti
Date Deposited: 14 Feb 2020 08:44
Last Modified: 14 Feb 2020 08:44
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/74954

Actions (login required)

View Item View Item