Sintesis Sno2 Nanopartikel Dari Logamnya Dengan Metode Elektrokimia

., Rahmi (2016) Sintesis Sno2 Nanopartikel Dari Logamnya Dengan Metode Elektrokimia. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img]
Preview
Text
1414201016-Master_Thesis.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

SnO2 nanopartikel telah disintesis menggunakan metode elektrokimia. Logam timah sebagai anoda dan katoda dalam elektrolisis. Larutan asam klorida digunakan sebagai larutan elektrolit. Pengaruh terhadap konsentrasi asam klorida dan potensial telah diamati. Spektrofotometer UV-Vis merupakan karakterisasi untuk mengetahui nilai absorbansi yang berhubungan dengan jumlah SnO2 nanopartikel, sedangkan nilai pada panjang gelombang maksimum berhubungan dengan ukuran. Zeta sizer digunakan untuk mengetahui ukuran SnO2 nanopartikel. Kristal SnO2 nanopartikel dipastikan berdasarkan X-ray Diffraction (XRD). Pola difraktogram menunjukkan tiga puncak tajam yang ditunjukkann pada (110), (101), dan (211) masing-masing pada sudut 2θ = 26,58°; 33,39° dan 52,04°. Ini sesuai dengan pola difraksi standar SnO2 dan diidentifikasi sebagai struktur tetragonal. Vibrasi antisimetri Sn-O pada bilangan gelombang 580 cm-1 ditunjukkan oleh spektrum Fourier Transform Infrared (FTIR). Semakin besar potensial yang digunakan maka semakin banyak jumlah SnO2 yang dihasilkan, namun keadaan ini diperoleh hingga potensial 60 volt. Semakin besar konsentrasi HCl semakin besar pula ukuran nanopartikelnya, ini diperoleh pada konsentrasi HCl 0,06 M ============================================================================================= SnO2 nanoparticles have been synthesized using an electrochemical method. Tin bare as anode and cathode in electrolysis. The hydrochloric acid solution is used as an electrolyte solution. The influence of the hydrochloric acid concentration and potential has been observed. UV-Vis spectrophotometer was used to determine the absorbance value at maximum wavelength associated with the amount of SnO2 nanoparticles, while the maximum wavelength associated with the size. Zeta Sizer was used to determine the size of SnO2 nanoparticles. Crystal SnO2 nanoparticles confirmed by X-ray Diffraction (XRD). Diffractogram pattern shows three sharp peaks shown in (110), (101) and (211) respectively at an angle 2θ = 26.58°; 33.39° and 52.04°. This corresponds to the standard diffraction patterns of SnO2 and identified as tetragonal structure. Antisimetri vibration Sn-O at 580 cm-1 indicated by the spectrum of Fourier Transform Infrared (FTIR). The greater potential was used, the number of SnO2 nanoparticles was become much more than lower potential, but the optimum potential obtained at 60 volt. The higher HCl concentration, the size of SnO2 nanoparticles was bigger than smaller concentration. The optimum HCl concentration to produce more amounts of SnO2 nanoparticles at 0.06 M

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTKi 620.5 Rah s
Uncontrolled Keywords: asam klorida, elektrokimia, potensial, SnO2 nanopartikel
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD553 Electrochemistry. Electrolysis
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Chemistry > 47101-(S2) Master Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 09 May 2020 01:36
Last Modified: 09 May 2020 01:36
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/75944

Actions (login required)

View Item View Item