Analisis Pengukuran Kinerja Pemeliharaan Kapal: Studi Kasus Pelayaran Perintis

Efendi, Feriyadi (2016) Analisis Pengukuran Kinerja Pemeliharaan Kapal: Studi Kasus Pelayaran Perintis. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4412100021-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Secara garis besar perawatan kapal adalah bertujuan untuk menjaga kapal selalu siap untuk beroperasi, untuk memenuhi target pendapatan dan ketersediaan layanan kapal. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen perawatan kapal terhadap pendapatan, ketersediaan layanan, dan pengeluaran kapal, sehingga bisa diberikan rekomendasi terkait manajemen pemeliharaan kapal yang optimal, agar kapal bisa memenuhi target operasional seperti yang diharapkan pemilik kapal. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa penerapan manajemen perawatan kapal standar (preventive maintenance) pada KM. Amukti Palapa memiliki rata-rata nilai kehandalan untuk tahun 2015-2017 berturut-turut sebesar 0,898, 0,957, dan 0,949. Sedangkan untuk perawatan korektif (corrective maintenance) berturut-turut memiliki rata-rata nilai kehandalan 0,966, 0,952, dan 0,946. Biaya total kapal untuk perawatan preventif adalah Rp 5.725.262.467, lebih besar 23% dari biaya total untuk perawatan secara korektif. Pendapatan kotor kapal ketika menerapkan perawatan standar adalah sebesar Rp 6,152,896,289.38 lebih besar 25% dari pendapatan eksisting, dan pendaptan bersih sebesar Rp 427,633,821.50 lebih besar 51% dari pendapatan kapal eksisting yang masih menerapkan perawatan secara korektif (corrective maintenance). Sedangkan untuk jumlah penumpang terangkut adalah sebanyak 15.506 orang lebih besar 25% dari kondisi eksisting dan jumlah muatan terangkut adalah sebanyak 742 ton/m3 , lebih besar 25% dari kondisi eksisting. ===================================================================================================== , the maintenance of the ship is intended to keep the ship condition always ready to operate, to earn revenue targets and ship service availability. The main objective of this research is to determine management of ship maintenance can affected ship’s service availability, ship’s revenue, and ship’s cost, so recommendations can be given regarding the optimal management of ship maintenance, so that the ship can earn shipowner’s operational target. The calculations show that the application of the standard management of ship maintenance (preventive maintenance) at KM. Amukti Palapa has an average reliability values for 2015-2017 are 0.898, 0.957, and 0.949. As for corrective maintenance (corrective maintenance) average reliability values are 0.966, 0.952, and 0.946. Total cost for preventive maintenance is Rp 5,725,262,467, 23% greater than total cost for corrective maintenance. Ship’s gross revenue when applying the standard treatment, is Rp 6,152,896,289.38, 25% greater than existing ship’s income, and net income is Rp 427,633,821.50, 51% greater than revenue of the existing vessels that still apply corrective maintenance (corrective maintenance). As for the number of passengers transported is 15 506 people, it is 25% greater than the existing condition and the amount of cargo transported is 742 tons / m3, 25% greater than the existing condition.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSTrl 623.820 028 Efe a
Uncontrolled Keywords: Manajemen perawatan kapal, Pelayaran perintis, Muatan
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications > HE564.A1 Shipping
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ174 Maintenance and repair of machinery
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Sea Transportation Engineering > 21207-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Yeni Anita Gonti
Date Deposited: 19 Jun 2020 07:30
Last Modified: 19 Jun 2020 07:30
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/76185

Actions (login required)

View Item View Item