RENCANA PENGEMBANGAN PULAU NUSA BARUNG DI KABUPATEN JEMBER UNTUK SEKTOR PARIWISATA

PUTRI, DESTYARIANI LIANA (2014) RENCANA PENGEMBANGAN PULAU NUSA BARUNG DI KABUPATEN JEMBER UNTUK SEKTOR PARIWISATA. Undergraduate thesis, INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA.

[img] Text
4310100020-abstract.pdf - Published Version

Download (187kB)
[img] Text
4310100020-conclusion.pdf - Published Version

Download (170kB)
[img] Text
4310100020-Undergraduate Thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pulau Nusa Barung adalah pulau yang secara administratif masuk dalam Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pulau ini berpotensi wisata yang menarik karena keberagaman hayati yang dimiliki seperti rusa, penyu, dan burung laut. Untuk mencapai pulau tersebut dapat ditempuh melalui beberapa jalur dengan jarak tempuh rata-rata 6 sampai 7,5 jam. Ada beberapa hal yang ingin diketahui oleh peneliti mengenai Pulau Nusa Barung yaitu optimalisasi potensi Pulau Nusa Barung berdasarkan analisa hirarki proses, pihak yang berhak mengelola Pulau Nusa Barung, dan hubungan optimalisasi Pulau Nusa Barung dengan fungsi cagar alam yang dimiliki pulau. Maka dari itu, untuk mengembangkan pulau ini perlu dilakukan analisa berbasis hirarki proses. Yaitu pengembangan pulau dengan menyesuaikan kebutuhan pulau dan masyarakat. Sebab selama ini dalam pembangunan sebuah daerah tertentu cenderung melihat daerah sebagai lokasi (objek) yang dapat dikembangkan berdasarkan investor mana yang menang tender untuk mengembangkan daerah atau program kerja unggulan apa dari pemerintah yang harus dilaksanakan demi keberhasilan kepemimpinan tertentu. Proses seperti di atas seharusnya dapat diubah dengan memposisikan daerah sebagai subjek yang dapat melanjutkan pembangunan daerah masing-masing secara mandiri walapun terjadi pergantian kepemimpinan. Analisa Hirarki Proses adalah metode pengambilan keputusan untuk multi kriteria yang ditampilkan dalam struktur hirarki serta penilaian dalam faktor. Analisa ini ditujukan untuk mendapatkan pola pengembangan sesuai amanah dari Undang- Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Yaitu setiap daerah konservasi membutuhkan rencana pengelolaan. Adapun hasil analisa yang dihasilkan adalah Pulau Nusa Barung lebih baik dikelola oleh Pemerintah Kabupaten sebagai cagar alam. Sedangkan kegiatan teknis yang dilakukan harus tetap mempertahankan fungsi konservasi sebagai prioritas utama yaitu pengontrolan ekosistem dan waktu kunjung.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSKe 627.98 Put r
Uncontrolled Keywords: Pulau-pulau Kecil, Pulau Nusa Barung, Analisa Hirarki Proses
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
Divisions: Faculty of Marine Technology > Ocean Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mrs Ansi Aflacha
Date Deposited: 09 Nov 2016 03:21
Last Modified: 09 Nov 2016 03:21
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/771

Actions (login required)

View Item View Item