STUDI PENYEDIAAN KEBUTUHAN LISTRIK UNTUK IRIGASI PERTANIAN DI WILAYAH LAMONGAN DENGAN MENGGUNAKAN PLTS

FITA FITRIA, FITA FITRIA (2020) STUDI PENYEDIAAN KEBUTUHAN LISTRIK UNTUK IRIGASI PERTANIAN DI WILAYAH LAMONGAN DENGAN MENGGUNAKAN PLTS. Masters thesis, INSTITUTE TECHNOLOGI SEPULUH NOPEMBER.

[img] Text
BUKU TESIS.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (30MB) | Request a copy

Abstract

Konsumsi energi fosil di Indonesia semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk yang tidak diimbangi dengan penemuan cadangan baru. Solusi yang efektif dalam mengatasi masalah tersebut adanya produksi energi yang bersih dan bebas polusi dan ketersediannya melimpah di alam, sumber daya energi tersebut adalah energi terbarukan. Teknologi sumber daya terbarukan energi surya dimanfaatkan untuk irigasi sawah adalah photovoltaic atau disebut juga Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Sistem pemompaan air dengan menggunakan PLTS didasarkan pada teknologi Photovoltaic yang mengubah sinar matahari menjadi listrik untuk memompa air. Perancangan PLTS menggunakan paket perangkat lunak yang disebut PVsyst versi 6.8.6. yang bertujuan untuk mengetahui sistem PLTS untuk kebutuhan listrik pertanian di wilayah Lamongan yang meliputi lokasi 3 kecamatan yaitu Kalitengah, Karanggeneng dan Pucuk dengan pengambilan data kebutuhan air irigasi sawah, kebutuhan bahan bakar untuk irigasi. Pengolahan data dalam analisis meliputi profil beban untuk mengetahui kebutuhan energi listrik wilayah Lamongan. Perhitungan dilakukan terhadap ukuran photovoltaic meliputi perhitungan ukuran baterai, charge controller dan inverter. Hasil yang didapatkan dari perancangan PVsyst di Kecamatan Kalitengah menggunakan modul Polikristalin 250 Wp sebanyak 88 modul, kapasitas baterai 160 Ah 12 V sebanyak 112 buah, arus charge controller 507 A dan kapasitas inverter 4.196,96 W. Di Karanggeneng menggunakan modul polikristalin 325 Wp sebanyak 138 modul, kapasitas baterai 160 Ah 12 V sebanyak 124 buah, Arus charge controller 1029 A dan kapasitas inverter 4.592,48 W. Di kecamatan Pucuk menggunakan modul polikristalin 325 Wp sebanyak 548 modul, kapasitas baterai 160 Ah 12 V sebanyak 484, arus charge controller 4.083 A dan kapasitas inverter 18.101,42 W yang sudah di validasi dengan parameter probabilitas kehilangan beban yang bernilai nol yang kemudian dihitung biaya ekonomi dari perhitungan LCC (Life cycle cost) terendah kemudian dihitung biaya energi listrik COE (Cost of energy) yang layak untuk diajukan adalah di kecamatan Kalitengah biaya energi listrik yang layak untuk diajukan Rp. 1.055,20/ kWh, di kecamatan Karanggeneng biaya energi listrik yang layak untuk diajukan Rp. 1.351,46/kWh dan kecamatan Pucuk biaya energi listrik yang layak untuk diajukan Rp. 1.343,95/kWh. Nilai tersebut dibandingkan dengan harga listrik PLN subsidi Rp. 1.352 /kWh dan harga listrik Non subsidi Rp. 1.467,28/kWh. Kata Kunci: Energi Surya, Photovoltaic, Probabilitas kehilangan beban, PLTS, LCC dan COE

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA169 Reliability (Engineering)
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Physics Engineering > 30101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Fita fitria
Date Deposited: 11 Aug 2020 03:42
Last Modified: 03 Sep 2020 04:41
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/77227

Actions (login required)

View Item View Item