PENGOLAHAN LIMBAH KEMASAN PLASTIK MULTILAYER LDPE (LOW DENSITY POLYETHILENE) DENGAN MENGGUNAKAN METODE PIROLISIS KONVENSIONAL DAN PIROLISIS MICROWAVE

FEBRIANTO, ARIEF and RAMADHIKA, DIKI DINAR (2015) PENGOLAHAN LIMBAH KEMASAN PLASTIK MULTILAYER LDPE (LOW DENSITY POLYETHILENE) DENGAN MENGGUNAKAN METODE PIROLISIS KONVENSIONAL DAN PIROLISIS MICROWAVE. In: JURNAL TEKNIK POMITS, Chemical Engineering Department. Faculty of Industrial Technology.

[img] Text
2312105007-2312105021-Paper.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
2312105007-2312105021-Presentation.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Peningkatan konsumsi energi dan peningkatan timbunan sampah merupakan dua permasalahan yang muncul seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan pertambahan penduduk. Untuk mengatasi masalah sampah, khususnya limbah plastik, para pakar lingkungan dan ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu telah melakukan berbagai penelitian dan tindakan. Salah satu caranya dengan mendegradasi limbah plastik kemasan multilayer LDPE (Low Density Polyethilene) dengan proses pirolisis konvensional dan pirolisis microwave. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu proses pirolisis konvensional dan pirolisis microwave dalam mendegradasi limbah plastik LDPE dan membandingkannya. Proses pirolisis dilakukan menggunakan reaktor tertutup semi batch stainless steel unstirred berkapasitas 3,5 dm3 operasi pada tekanan dalam reaktor 1 atm dan dialirkan nitrogen 0,5 L/min. Sampel limbah plastik yang digunakan sebanyak 60 gram plastik jenis low density polietilen (LDPE). Sampel dipanaskan sampai suhu 250, 350, atau 500 °C dan dipertahankan pada variabel waktu yaitu selama 10, 30, dan 60 menit. Cara tersebut dilakukan juga pada proses pirolisis microwave menggunakan reaktor kaca. Produk liquid dianalisa dengan gas chromatography–mass spectrometry (GC-MS), gas tak terkondensasi dianalisa dengan gas kromatografi (GC) dan bahan baku dianalisa menggunakan Fourier Transform infrared (FTIR) dan menghitung yield produk cair, padat dan konsentrasi gas. Dari hasil percobaan didapatkan pirolisis microwave lebih baik dibandingkan pirolisis konvensional pada kondisi operasi 500oC 60 menit dengan yield padat sebesar 4,67%, yield cair sebesar 23,65%, dan konsentrasi CH4 sebesar 30,41% daripada konvensional pada kondisi operasi yang sama diperoleh yield padat sebesar 9,50%, yield cair sebesar 15,77%, dan konsentrasi CH4 sebesar 30,78%.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Additional Information: RSK 660.299 Feb p
Uncontrolled Keywords: pirolisis konvensional, pirolisis microwave, limbah plastik kemasan multilayer low density polyethylene (LDPE), conventional pyrolysis, microwave pyrolysis, multilayer packaging plastic waste low density polyethylene (LDPE)
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mrs Anis Wulandari
Date Deposited: 09 Nov 2016 04:50
Last Modified: 09 Nov 2016 04:50
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/774

Actions (login required)

View Item View Item