Analisis Perbandingan Perhitungan Volume Bersih Galian Dan Timbunan (Net Volume) Dengan Metode Trapezoidal Dan Borrow Pit Pada Perangkat Lunak Perhitungan Volume

Tulloh, M. Ubayu Rizqi Rohmat (2020) Analisis Perbandingan Perhitungan Volume Bersih Galian Dan Timbunan (Net Volume) Dengan Metode Trapezoidal Dan Borrow Pit Pada Perangkat Lunak Perhitungan Volume. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03311640000021-Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (12MB) | Request a copy

Abstract

Dalam dunia pertambangan batu bara dikenal istilah joint survey. Dalam joint survey, parameter yang digunakan pada proses transaksi oleh owner kepada kontraktor adalah volume bersih galian dan timbunan (net volume). Oleh karena itu, diperlukan suatu pengukuran dan perhitungan dengan metode dan perangkat lunak yang sesuai. Saat ini perangkat lunak sebagai penunjang kegiatan pertambangan semakin berkembang, berbagai perangkat lunak memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri, Pada penelitian kali ini akan melakukan perhitungan volume volume bersih galian dan timbunan (net volume) dengan data dari salah satu pit di area tambang PT Anugerah Bara Kaltim yang dipotong menjadi 3 bagian yaitu pit bagian A,B, dan C. Perhitungan volume dilakukan dengan menggunakan metode Trapezoidal dan Borrow Pit pada dua perangkat lunak, yaitu perangkat lunak Surpac Vision dan AutoCAD Civil 3D. Hasil perhitungan dari kedua metode pada kedua perangkat lunak tersebut nantinya dibandingkan terhadap nilai hitungan manual dengan mengacu pada toleransi ASTM (American Society for Testing and Materials), yakni batas maksimal persentase selisih hasil perhitungan volume, yaitu sebesar 2,78%. Dari hasil pengolahan tersebut kemudian dilakukan analisis sehingga didapatkanlah metode dan perangkat lunak yang tepat untuk digunakan dalam pekerjaan perhitungan volume tambang batubara. Pada proses perhitungan volume diberikan dua perlakuan, yaitu dengan merubah interval section untuk metode Trapezoidal pada kedua perangkat lunak dan merubah interval grid untuk metode Borrow Pit pada perangkat lunak AutoCAD Civil 3D. Dari hasil perhitungan volume didapatkan rata-rata nilai selisih volume yang beragam, yaitu pada metode Borrow Pit pada perangkat lunak Surpac Vision sebesar 0,099%, metode Borrow Pit pada perangkat lunak AutoCAD Civil 3D sebesar 1,911%, metode Trapezoidal pada perangkat lunak Surpac Vision sebesar 0,407%, dan untuk metode Trapezoidal pada perangkat lunak AutoCAD Civil 3D sebesar 0,427%. Pada perhitungan metode Trapezoidal pada kedua perangkat lunak, semakin kecil interval section yang dibuat maka hasil perhitungan akan semakin mendekati volume acuan dan pada perhitungan metode Borrow Pit pada perangkat lunak AutoCAD Civil 3D, semakin kecil interval grid yang dibuat maka hasil perhitungan akan semakin mendekati volume acuan. Pada seluruh perhitungan, metode Borrow Pit pada perangkat lunak Surpac Vision memiliki nilai persentase selisih volume paling kecil terhadap volume acuan. =============================================================================================== In coal mining, the term joint survey is known. In a joint survey, the parameter used in the transaction process by the owner to the contractor is the net volume. Therefore, we need a measurement and calculation with the appropriate method and software. Currently the software as a support for mining activities is growing, various softwares have their own advantages and disadvantages. In this study, we will calculate the net volume with data from one of the pits in the mining area of PT Anugerah Bara Kaltim that was cut into 3 parts, namely pit sections A, B, and C. Volume calculations were performed using the Trapezoidal and Borrow Pit methods on two software, namely Surpac Vision and AutoCAD Civil 3D software. The results of the calculations of the two methods in the two software will be compared to the value of the manual calculation by referring to the tolerance of ASTM (American Society for Testing and Materials), which is the maximum limit of the percentage difference in volume calculation results, which is 2,78%. The results of the processing are then analyzed so that the right methods and software are obtained to be used in the work of calculating the volume of coal mines. In the process of calculating the volume given two treatments, namely by changing the interval section for the Trapezoidal method in both software and changing the grid interval for the Borrow Pit method in AutoCAD Civil 3D software. From the calculation of volume, the average value of the volume difference varies, namely the Borrow Pit method in the Surpac Vision software is 0,099%, the Borrow Pit method in the AutoCAD Civil 3D software is 1,911%, the Trapezoidal method in the Surpac Vision software is 0,407 %, and the Trapezoidal method in AutoCAD Civil 3D software is 0,427%. In the calculation of the Trapezoidal method in both software, the smaller the interval section made, the calculation results will be closer to the reference volume and the calculation of the Borrow Pit method in AutoCAD Civil 3D software, the smaller the grid intervals made, the calculation results will be closer to the volume reference. For all calculations, the Borrow Pit method in Surpac Vision software has the smallest percentage of volume difference value compared to the reference volume.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Borrow pit, Net Volume, Trapezoidal
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GA Mathematical geography. Cartography > GA139 Digital Elevation Model (computer program)
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Geomatics Engineering > 29202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: M. Ubayu Rizqi Rohmat Tulloh
Date Deposited: 12 Aug 2020 05:23
Last Modified: 12 Aug 2020 05:23
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/77582

Actions (login required)

View Item View Item