Analisis Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan Di Daerah Aliran Sungai Brantas Terhadap Potensi Banjir Menggunakan Citra Satelit Multi Temporal (Studi Kasus: Kabupaten Blitar)

Sagarmatha, Marcellino (2020) Analisis Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan Di Daerah Aliran Sungai Brantas Terhadap Potensi Banjir Menggunakan Citra Satelit Multi Temporal (Studi Kasus: Kabupaten Blitar). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03311540000062-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Banjir genangan merupakan salah satu bencana alam yang mengakibatkan suatu wilayah terendam oleh air hingga ketinggian 30 cm selama lebih dari 3 jam yang disebabkan oleh meluapnya sungai karena debit air yang mengalir melebihi kapasitas sungai tersebut. Pertumbuhan penduduk yang sangat pesat dan bertambahnya tuntutan kebutuhan masyarakat akan lahan, seringkali mengakibatkan benturan kepentingan atas penggunaan lahan serta terjadinya ketidaksesuaian antara penggunaan lahan dengan rencana peruntukannya. Maka dari itu diperlukannya pemetaan wilayah yang memiliki potensi banjir di tiap daerah. Untuk melakukan pemetaan potensi tersebut dapat dilakukan dengan beberapa metode, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rasional. Metode rasional (Rational Runoff Method) merupakan metode yang digunakan untuk memprediksi debit puncak melalui perhitungan matematis dengan penyederhanaan besaran-besaran terhadap suatu proses penentuan aliran permukaan. Apabila debit limpasan pada suatu wilayah melebihi jumlah debit sungai maksimum di wilayah tersebut maka potensi meluapnya air sungai cukup tinggi yang dapat menyebabkan banjir genangan di wilayah tersebut. Debit limpasan itu sendiri dipengaruhi oleh 3 parameter utama yaitu koefisien limpasan, intensitas hujan, dan luas wilayah penelitian. Dari hasil pengolahan, wilayah yang memiliki potensi banjir genangan di Kabupaten Blitar adalah Kecamatan Sutojayan dan Kecamatan Udanawu. ========================================================== A flood inundation is one of the natural disasters that causing an area submerged by water up to 30 cm height or more for more than 3 hours because the river flows exceed the capacity of the river. Rapid population growth and the increasing demands of the community's needs for land often result in a conflict of interest in land use as well as a mismatch between actual land use and the plans. Therefore, it is necessary to map areas that have the potential for flooding in each area. It can be one of the factors causing a flood inundation. Therefore, it is necessary to map the areas that have the potential of flood in each region. The map can be designed using some methods. This study used a rational method that is able to calculate the difference between run-off and maximum river discharge. If run-off discharges in an area exceed the maximum river discharges, the potential for the overflow of river water is quite high and it can cause flood inundation. The run-off discharge was influenced by 3 main parameters, namely the run-off coefficient, the intensity of rainfall, and the size of the research areas. Based on the result of the mapping, the areas that have the potential for flood inundation in Blitar covered Sutojayan and Udanawu sub-districts.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perubahan Lahan, Banjir Genangan, Metode Rasional, Debit Limpasan, Land Change, Flood Inundation, Rational Methods, Run-off Discharge
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Q Science > Q Science (General)
Q Science > QE Geology > QE571 Sedimentation and deposition. Sediment transport.
Q Science > QE Geology > QE601 Geology, Structural
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geomatics Engineering > 29202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Marcellino Sagarmatha
Date Deposited: 13 Aug 2020 03:51
Last Modified: 13 Aug 2020 03:51
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/77902

Actions (login required)

View Item View Item